Pekanbaru, IDN Times - Dua orang warga binaan membuat Lapas Kelas IIA Pekanbaru terasa sejuk dan asri. Kedua orang tersebut adalah Sukoyo dan Afrizal, terpidana dalam kasus korupsi. Keduanya membuat budidaya sayuran hidroponik.
Tangan-tangan yang dulunya terbiasa dengan urusan birokrasi dan berkas kedinasan, kini Sukoyo dan Afrizal justru terlihat cekatan meracik nutrisi, membersihkan instalasi, hingga menyemai benih sayuran. Keseharian keduanya di dalam penjara itu kini disibukkan dengan merawat tanaman yang menghijau.
Setiap harinya, dari pagi hingga sore, kedua pria tersebut menghabiskan waktunya untuk mengelola seluruh proses budidaya hidroponik. Mulai dari tahap pembibitan, perawatan harian, penyaluran nutrisi air, hingga masa panen tiba.
Berbagai jenis sayuran segar seperti pakcoy, selada dan tanaman hijau lainnya tumbuh subur di bawah perawatan intensif mereka, dengan pengawasan melekat dari Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) di Lapas tersebut.
Diketahui, Sukoyo adalah terpidana korupsi dengan pidana penjara selama 8 tahun. Sedangkan Afrizal, terpidana korupsi yang dalam waktu 2 bulan kedepan akan menghirup udara bebas.
