Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Cara Menyimpan Stok Daging Kurban Biar Awet dan Tetap Segar
ilustrasi daging kurban (pexels.com/Boys in Bristol Photography)
  • Menjelang Idul Adha 1447 H, masyarakat diimbau menyimpan stok daging kurban dengan benar agar tetap segar dan tidak terkontaminasi bakteri.
  • Langkah penting meliputi tidak mencuci daging mentah, membungkus rapat dalam wadah kedap udara, serta menjaga suhu kulkas di bawah 4 °C dan freezer di -18 °C.
  • Daging sebaiknya disimpan dengan sistem FIFO, tidak dibekukan ulang setelah dicairkan, serta kulkas harus rutin dibersihkan untuk mencegah bau dan kontaminasi silang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Umat Islam akan merayakan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) besok. Bagi kamu yang berkurban ataupun mendapat jatah daging, tentu akan banyak mendapat stok daging.

Namun stok daging ini harus disimpan dengan benar di kulkas agar tetap segar. Kalau tidak, ualitas daging bisa menurun dan jadi sarang bakteri. Berikut beberapa tips menyimpan daging supaya tidak rusak dikutip dari Hello Sehat.

1. Periksa kondisi daging sebelum disimpan

Ilustrasi daging (pexels.com/Boys in Bristol Photography)

Sebelum masuk kulkas, pastikan daging masih segar dan belum melewati tanggal kedaluwarsa. Kalau kamu beli daging dalam kemasan, ikuti petunjuk penyimpanannya ya. Potong-potong daging sesuai porsi masak supaya praktis saat ingin mengolahnya.

2. Jangan cuci daging mentah

Daging Kurban (instagram.com/britaniasari)

Mencuci daging mentah justru bisa menyebarkan bakteri ke permukaan lain lewat cipratan air. Selain itu, air juga bisa mempercepat tumbuhnya jamur dan memperpendek umur simpan. Jadi, lebih baik langsung simpan tanpa dicuci dulu.

3. Bungkus daging dengan benar

Ilustrasi Teknik Mengiris Daging Sapi (unsplash.com/Usman Yousaf)

Gunakan plastik khusus makanan, aluminium foil, atau wadah kedap udara untuk membungkus daging. Ini berguna untuk menjaga kelembapan dan mencegah freezer burn—kondisi ketika permukaan daging rusak akibat kristal es.

4. Atur suhu kulkas dan freezer dengan tepat

ilustrasi memotong daging (unsplash.com/Martin Hvězda)

Suhu kulkas ideal untuk menyimpan daging mentah adalah di bawah 4 °C, sedangkan untuk membekukan daging sebaiknya simpan di freezer bersuhu -18 °C. Suhu dingin tidak membunuh mikroba, tapi bisa memperlambat pertumbuhannya.

5. Terapkan sistem FIFO (First In, First Out)

Ilustrasi daging kambing (pexels.com/Lukas)

Letakkan daging yang lebih dulu disimpan di bagian depan agar segera diolah sebelum kedaluwarsa. Biar gak lupa, kamu bisa tempelkan label berisi tanggal pembelian pada setiap kemasan daging.

6. Jangan membekukan ulang daging

Ilustrasi daging kambing (pexels.com/Tiago Morheto)

Begitu daging dicairkan, langsung olah semuanya. Jangan bekukan kembali karena kualitasnya bisa rusak dan cepat basi. Tipsnya, bagi daging menjadi beberapa porsi kecil saat pertama kali menyimpannya, jadi kamu tinggal ambil secukupnya saat mau masak.

7. Pastikan kulkas selalu bersih

ilustrasi mengatur suhu kulkas (pexels.com/Kevin Malik)

Kulkas yang kotor bisa menimbulkan bau tak sedap dan mencemari makanan lain, termasuk daging. Jangan lupa bersihkan secara berkala dan pisahkan penyimpanan daging mentah dengan makanan matang untuk mencegah kontaminasi silang.

Editorial Team

Related Article