Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Menyimpan Telur yang Benar agar Tetap Segar dan Gizinya Terjaga
ilustrasi telur (unsplash.com/Tania Melnyczuk)
  • Artikel menjelaskan pentingnya cara penyimpanan telur yang benar agar tetap segar dan gizinya terjaga, karena kesalahan kecil bisa mempercepat pembusukan.
  • Ditekankan lima langkah utama: posisi ujung lancip ke bawah, tidak mencuci sebelum disimpan, menaruh di rak tengah kulkas, menjauhkan dari bahan berbau tajam, serta memakai wadah tertutup.
  • Panduan ini mengajak pembaca lebih peduli pada kebiasaan sederhana dalam menyimpan telur demi menjaga kualitas makanan dan kesehatan sehari-hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah merasa telur di rumah cepat bau atau tidak segar meski sudah disimpan di kulkas? Kesalahan kecil dalam cara menyimpan telur ternyata bisa membuatnya lebih cepat rusak dan bahkan menurunkan kualitas gizinya. Banyak orang belum sadar bahwa posisi, suhu, hingga tempat penyimpanan telur sangat berpengaruh terhadap daya tahannya.

Sebagai salah satu sumber protein dan nutrisi penting, telur seharusnya bisa bertahan cukup lama jika disimpan dengan cara yang tepat. Sayangnya, kebiasaan umum yang terlihat sepele justru sering menjadi penyebab telur cepat busuk. Lalu, bagaimana cara menyimpan telur yang benar agar tetap segar, aman dikonsumsi, dan gizinya terjaga?

Simak tips lengkapnya berikut ini agar telur di rumah bisa tahan lebih lama dan tetap berkualitas.

1. Simpan telur dengan posisi ujung lancip menghadap ke bawah

Ilustrasi wanita menata telur (freepik.com/benzoix)

Pernah perhatiin gak, telur itu punya dua ujung, yang satu tumpul, satunya lagi lancip. Nah, tips pertama ini mungkin keliatannya sepele, tapi ternyata punya efek besar lho. Menyimpan telur dengan ujung lancip menghadap ke bawah akan bantu menjaga kuning telur tetap berada di tengah dan jauh dari kantung udara. Posisi ini mencegah kuning telur nempel ke dinding cangkang bagian atas yang bisa mempercepat pembusukan.

Selain itu, posisi ini juga bantu menjaga kualitas putih telur. Kalau udah tau caranya, kamu bisa coba cek setelah beberapa hari, kuning telurnya masih stabil dan gak gampang pecah. Seru kan, ternyata cara nyimpen telur kayak gini bisa bantu jaga kesegarannya tanpa alat khusus! Jadi, mulai sekarang, atur rak telur kamu ya, jangan asal taruh.

2. Hindari cuci telur sebelum disimpan

Ilustrasi pria mengambil telur (freepik.com/jcomp)

Ini dia kebiasaan yang sering banget dilakuin banyak orang: nyuci telur sebelum dimasukin ke kulkas. Padahal, ini justru bisa bikin telur lebih cepat rusak, lho! Cangkang telur punya lapisan alami yang disebut bloom atau cuticle yang berfungsi sebagai pelindung dari bakteri dan kelembaban. Begitu kamu mencucinya, perlindungan itu hilang dan bakteri malah bisa lebih mudah masuk ke dalam telur.

Kalau kamu ngerasa telurnya kotor, cukup bersihin pakai tisu kering atau kain lembut aja ya. Baru pas mau dipakai, deh, boleh dicuci. Jadi, inget baik-baik ya, jangan buru-buru nyuci telur setelah beli. Tips ini gak cuma bikin telur lebih awet, tapi juga bantu jaga kandungan gizinya tetap maksimal. Siapa sangka, gak nyuci bisa jadi cara sehat?

3. Simpan di rak tengah kulkas, bukan di pintu

ilustrasi telur (freepik.com/freepik)

Coba deh buka kulkas kamu sekarang, di mana kamu simpan telur? Kalau jawabannya di pintu kulkas, wah… fix, kamu harus banget baca yang satu ini. Rak pintu kulkas itu emang praktis dan sering dipake buat simpan telur, tapi ternyata itu bukan tempat terbaik! Suhu di pintu kulkas cenderung gak stabil karena sering dibuka-tutup, dan ini bisa bikin telur cepat rusak.

Rak tengah kulkas adalah spot yang lebih dingin dan stabil suhunya. Ini penting banget karena telur itu rentan banget sama perubahan suhu. Nah, kalau kamu simpan di tengah, selain lebih awet, nutrisinya juga lebih terjaga. Siap-siap deh, telur kamu jadi makin tahan lama dan tetep sehat dikonsumsi!

4. Jangan simpan dekat bahan makanan berbau tajam

Ilustrasi menyimpan telur dalam kulkas (freepik.com/freepik)

Telur itu punya pori-pori kecil di cangkangnya, jadi dia bisa “ngedenger” bau dari sekitarnya, alias menyerap aroma. Makanya, kalau kamu simpan telur deket bawang, ikan, atau bahan lain yang berbau menyengat, siap-siap aja deh telurnya ikut beraroma. Gak lucu kan kalau pas masak telur ceplok, aromanya kayak ikan asin?

Selain bisa ganggu rasa dan aroma, hal ini juga bisa menurunkan kualitas dan kesegaran telur. Solusinya gampang, cukup pisahkan penyimpanan telur dari bahan makanan yang berbau tajam. Kamu bisa simpan dalam wadah tertutup atau rak khusus biar telur tetap fresh dan bebas kontaminasi bau. Gak ribet, tapi efeknya luar biasa!

5. Gunakan wadah kaca atau plastik tertutup

Ilustrasi wadah untuk telur (pexels.com/Eva Bronzini)

Banyak yang masih simpan telur dalam karton bawaan dari toko. Padahal, kalau kamu pengen telur kamu tetap bersih, aman, dan awet, coba deh pindahin ke wadah kaca atau plastik yang bisa ditutup rapat. Wadah tertutup bisa bantu jaga kelembaban dan melindungi telur dari benturan. Plus, ini juga bikin telur gak kena bau-bauan dari bahan lain di kulkas.

Bonusnya, kamu juga bisa lebih mudah ngontrol stok telur di rumah, tinggal lihat isi wadahnya, gak perlu bongkar-bongkar dulu. Pilih wadah transparan biar makin praktis. Simple banget kan? Kadang hal-hal kecil kayak gini justru yang bikin kualitas hidup kita meningkat. Telur sehat, hati senang!

Nah, itu dia 5 cara menyimpan telur yang gak cuma bikin awet tapi juga menjaga gizinya tetap maksimal. Kadang kita mikir urusan telur itu remeh, padahal dari hal kecil kayak nyimpan telur aja bisa berpengaruh ke kesehatan kita. Yuk mulai sekarang lebih peduli, karena hidup sehat itu dimulai dari hal-hal sederhana yang sering kita abaikan.

Semoga tips ini bikin kamu makin semangat jaga kualitas makanan di rumah, terutama telur yang super bergizi ini. Kalau kamu punya cara unik lain buat nyimpen telur, share dong! Siapa tahu bisa jadi inspirasi bareng. Jangan lupa dipraktikin ya, biar telurmu selalu on point!

Editorial Team