Usai Dapat Telepon Misterius, Mobil Anggota DPRD Dilempar OTK

Batubara, IDN Times - Mobil milik anggota DPRD Kabupaten Batubara, Muhammad Ridwan, tiba-tiba ditemukan dalam kondisi rusak saat terparkir di depan kafe. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (4/4/2026), sekitar pukul 19.00 WIB, di kawasan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi.
1. Dari nongkrong santai, berujung kaca mobil pecah

Dalam keterangan tertulisnya, Ridwan bercerita saat itu sedang duduk di sebuah kafe di Jalan Imam Bonjol, Pasar Mereng. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan saat ia datang.
Situasi berubah ketika ia hendak pulang. Mobil Suzuki Vitara miliknya yang terparkir di depan kafe sudah dalam kondisi rusak. Kaca kendaraan tersebut pecah, diduga akibat lemparan orang tidak dikenal.
"Saya lihat kaca mobil saya yang terparkir di depan kafe sudah dalam keadaan pecah," ujar Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/4/2026).
2. Korban sempat terima ancaman lewat telepon

Ridwan tidak melihat kejadian ini sebagai peristiwa acak. Ia menduga ada kaitannya dengan posisinya sebagai anggota DPRD Batubara, khususnya di Komisi IV yang membidangi pembangunan, lingkungan hidup, tata ruang, dan perusahaan daerah.
Ia mengaku tidak memiliki masalah personal dengan siapa pun. Namun, dalam menjalankan tugasnya, tidak semua pihak bisa menerima.
"Secara pribadi, tidak ada masalah dengan siapa pun, tapi berselisih paham terkait tugas dan fungsi saya selaku anggota dewan, ada yang saya duga, ini ada kaitannya. Mungkin ada yang merasa terganggu," ujarnya.
Bahkan, sebelum kejadian, ia mengaku sempat menerima telepon dari orang tidak dikenal. "Ada (juga) yang menelepon saya (OTK), ada yang hendak mencelakakan dan mencari kesalahan saya," tambahnya.
3. Polisi selidiki pelaku, motif masih didalami

Pasca kejadian, Ridwan langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Ia berharap pelaku segera terungkap dan motif di balik kejadian ini bisa dijelaskan.
"Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," tutup anggota DPRD Fraksi Gerindra tersebut.
Kapolsek Labuhan Ruku, Kompol Cecep Suhendra, membenarkan adanya laporan tersebut. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
"Sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Cecep saat dihubungi awak media.













![[BREAKING] Banjir dan Longsor Hantam Sembahe, 5 Orang Meninggal](https://image.idntimes.com/post/20250404/1000151948-d96a59a92c0d3e5d264ab9da4284a2ea.jpg)




