ilustrasi beras putih (vecteezy.com/Krzysztof Bubel)
Gunawan menegaskan, penyebab utama kenaikan saat ini adalah musim panen raya yang sudah berakhir di Sumut. Tapi ada 3 faktor lain yang bikin harga berpotensi bertahan mahal, yaitu:
Menurut Gunawan, ancaman Godzilla El Niño akan berpeluang menekan produktivitas tanaman padi. Sehingga, ini menjadi salah satu penyebab utama kenaikan harga beras.
Selanjutnya, harga pupuk non-subsidi, herbisida, pestisida, dan potensi kenaikan gaji buruh tani terus menekan petani. Sehingga, kenaikan Pertamax juga menambah beban biaya distribusi.
Gunawan menilai, pelemahan Rupiah bikin biaya produksi pertanian naik dan ditambah ketidakpastian geopolitik dan harga beras dunia yang rawan naik, pasokan jadi kunci.
“Pemerintah sudah umumkan surplus beras. Tapi kalau pasokan domestik tidak cukup dan mengandalkan impor, harga pembentukannya akan lebih tinggi saat ini,” pungkas Gunawan.