Suasana Perayaan Imlek di Vihara Gunung Timur Tak Seramai Tahun Lalu

- Jumlah jemaat yang berkunjung menurun sekitar 30 persen dari tahun sebelumnya.
- Penurunan jemaat disebabkan oleh faktor ekonomi yang tidak stabil.
- Pengunjung berharap agar tahun ini semua orang sehat dan lancar dalam rejekinya.
Medan, IDN Times - Vihara Gunung Timur yang berlokasi di jalan Hang Tuah nomor 16, Madras Hulu, Medan Polonia menjadi salah satu tempat ibadah para suku Tionghoa untuk memanjatkan doa dalam momen perayaan Imlek.
Dari pantauan IDN Times, sejak pagi hingga sore, silih berganti para umat Buddha datang untuk bersembahyang dengan outfit bewarna merah.
Salah satu penjaga vihara yang tidak ingin disebut namanya, menjelaskan tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya. Sebab, tahun ini tampak tidak terlalu ramai yang datang.
"Kalau tahun lalu itu sore disini masih mengantri untuk sembahyang. Tapi, tahun ini lihat tidak terlalu ramai," katanya pada IDN Times, Selasa (17/2/2026).
1. Jemaat yang berkunjung menurun sekitar 30 persen

Lanjutnya, dia menilai sepinya para jemaat yang berkunjung menurun sekitar 30 persen dari tahun sebelumnya.
Dia menyebutkan ada sebanyak 30-an patung dewa yang berada di Vihara Gunung Timur Kota Medan ini, untuk disembah.
2. Penurunan jemaat yang datang dinilai karena faktor ekonomi

Dia menilai penurunan datangnya jemaat ke Vihara Gunung Timur, kemungkinan dikarenakan faktor dari ekonomi.
"Mungkin ekonomi yang sedang tidak stabil. Jadi, juga berdampak," tambahnya.
3. Diharapkan tahun ini seluruhnya lancar dalam rejeki

Salah satu pengunjung, Agustina berharap sesuai dengan shio Kuda Api tahun ini seluruh orang sehat dan lancar dalam rejekinya.
"Semoga rejekinya lancar bagi semua orang, pastinya sehat-sehat selalu dan terhindar dari segala macam bencana," ungkapnya yang setiap tahun sembahyang disini bersama keluarga.
















