Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rayakan Imlek di Batam, Menko AHY dan Mentrans Soroti Iklim Investasi

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menghadiri malam puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Batam (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menghadiri malam puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Batam (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)
Intinya sih...
  • AHY sebut Batam miniatur Indonesia dan motor ekonomi kawasan. Batam dikenal sebagai kota multikultural yang mempertemukan beragam identitas budaya secara harmonis.
  • Infrastruktur dan peran dunia usaha dinilai dorong kesejahteraan. Pembangunan infrastruktur bertujuan memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
  • Mentrans: situasi Rempang lebih kondusif, investasi dinilai membaik. Pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada warga Rempang untuk peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Batam, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menghadiri malam puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di kawasan Nagoya, Kota Batam, Senin (16/2/2026).

Dalam momentum perayaan tersebut, keduanya menyoroti pentingnya harmoni sosial sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi serta prospek iklim investasi di Batam, termasuk kawasan Rempang.

Perayaan Imlek yang mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara itu menjadi ruang refleksi atas posisi Batam sebagai kota multikultural sekaligus motor ekonomi nasional.

Pemerintah menilai stabilitas sosial dan pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan tujuan investasi di kawasan Asia Tenggara.

1. AHY sebut Batam miniatur Indonesia dan motor ekonomi kawasan

IMG_20260217_145019.jpg
Menko AHY dan Mentrans Iftitah saat berfoto bersama seluruh forkopimda dan masyarakat Kota Batam (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Dalam sambutannya, AHY menekankan Batam sejak lama dikenal sebagai kota yang mempertemukan beragam identitas budaya, suku, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.

"Kondisi ini mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi kekuatan utama Indonesia," kata AHY.

AHY menyebut Batam sebagai miniatur Indonesia sekaligus gerbang ekonomi strategis yang dirancang sejak awal sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ).

Ia menilai pembangunan infrastruktur harus diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tinggi, tetapi juga harus menghadirkan keadilan sosial agar kesejahteraan dirasakan seluruh masyarakat," ungkapnya.

2. Infrastruktur dan peran dunia usaha dinilai dorong kesejahteraan

IMG_20260217_144542.jpg
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

AHY juga mengapresiasi kontribusi komunitas Tionghoa dan pelaku usaha yang dinilai berperan besar dalam perkembangan ekonomi Batam, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur tidak semata-mata bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Pemerintah, kata AHY, berkomitmen memastikan pembangunan kewilayahan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia sekaligus memperkuat daya beli masyarakat, terutama generasi muda yang membutuhkan peluang kerja berkelanjutan.

3. Mentrans: situasi Rempang lebih kondusif, investasi dinilai membaik

IMG_20260217_144508.jpg
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara saat berkunjung ke Kota Batam (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Sementara itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan bahwa pemerintah telah menyalurkan 16 unit kapal nelayan kepada warga Rempang sebagai bagian dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat lokal.

"Harapannya mereka tidak hanya sekedar pindah ke tempat yang baru tapi juga ada pekerjaan yang terus menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan mereka," kata Iftitah.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut bertujuan memastikan warga memiliki sumber penghasilan berkelanjutan, seiring rencana pengembangan kawasan transmigrasi lokal di Rempang.

Iftitah mengakui proyek Rempang Eco City yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sebelumnya sempat memicu penolakan masyarakat. Namun, ia menilai kondisi sosial dalam satu tahun terakhir semakin kondusif.

"Selama satu tahun terakhir ini situasinya juga lebih cenderung, damai, peaceful sehingga menghadirkan iklim investasi yang juga cukup nyaman untuk semuanya. Itu yang nanti akan kami terus bangun," tutupnya.

Menurutnya, situasi yang lebih damai diharapkan menciptakan iklim investasi yang lebih nyaman dan menarik bagi investor yang akan masuk ke Batam dan kawasan Rempang ke depan.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Doa Buka Puasa yang Dianjurkan Muhammadiyah Berdasar Hadis Sahih

17 Feb 2026, 17:00 WIBNews