Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Siswi MAN Labusel Juara 2 Deklamasi Bahasa Prancis di UNIMED 2026
Elida Hapnih Siregar, siswi MAN Labusel meraih juara 2 deklamasi bahasa Prancis di UNIMED (Dok. Kemenag Sumut)
  • Elida Hapnih Siregar, siswi MAN Labusel kelas X-3, meraih Juara 2 lomba deklamasi puisi Bahasa Prancis di ajang La Semaine de la Francophonie 2026 UNIMED.
  • Dengan latihan hanya seminggu, Elida menampilkan puisi 'Le Cancre' karya Jacques Prévert dengan pengucapan dan ekspresi memukau sesuai penilaian juri.
  • Kepala MAN Labusel mengapresiasi prestasi Elida sebagai bukti kemampuan siswa bersaing di bidang bahasa asing serta inspirasi bagi teman-temannya untuk berani mencoba.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
1945

Puisi 'Le Cancre' karya Jacques Prévert diterbitkan dan menjadi karya yang kemudian dipilih Elida untuk lomba deklamasi.

2026

Elida Hapnih Siregar, siswi MAN Labusel, meraih Juara 2 cabang Baca Puisi Bahasa Prancis pada ajang La Semaine de la Francophonie 2026 di Universitas Negeri Medan (UNIMED).

kini

Keberhasilan Elida diapresiasi oleh Kepala MAN Labusel dan menjadi inspirasi bagi murid lain untuk mengembangkan potensi di bidang bahasa asing.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang siswi MAN Labuhanbatu Selatan meraih Juara 2 lomba deklamasi puisi Bahasa Prancis pada ajang La Semaine de la Francophonie 2026 di Universitas Negeri Medan.
  • Who?
    Elida Hapnih Siregar, siswi kelas X-3 MAN Labusel, tampil membawakan puisi “Le Cancre” karya Jacques Prévert dan dilatih oleh guru Bahasa Prancis Ahmad Faisal.
  • Where?
    Kompetisi berlangsung di Universitas Negeri Medan (UNIMED), diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Fakultas Bahasa dan Seni.
  • When?
    Kegiatan ini digelar dalam rangkaian acara La Semaine de la Francophonie tahun 2026 di Medan.
  • Why?
    Lomba bertujuan menumbuhkan semangat generasi muda Francophone yang bangga mengekspresikan diri melalui Bahasa Prancis sesuai tema “Jeunes, Fiers, Francophonie”.
  • How?
    Elida berlatih sekitar satu minggu untuk menguasai pengucapan sulit dalam Bahasa Prancis dan tampil dengan ekspresi serta penjiwaan kuat hingga dinilai memukau oleh dewan juri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak namanya Elida dari sekolah MAN Labusel. Dia ikut lomba baca puisi bahasa Prancis di kampus UNIMED dan jadi juara dua. Dia cuma latihan seminggu tapi bisa ngomong Prancis dengan bagus banget. Guru dan teman-temannya bangga sekali. Sekarang semua orang di sekolah senang dan mau ikut berani coba juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Prestasi Elida Hapnih Siregar menunjukkan bagaimana ketekunan dan semangat belajar dapat menghasilkan pencapaian luar biasa, bahkan dengan waktu latihan yang singkat. Dukungan guru dan sekolah memperlihatkan lingkungan pendidikan yang menghargai proses serta keberanian mencoba hal baru. Keberhasilan ini menegaskan potensi siswa MAN Labusel untuk bersaing di bidang yang menantang seperti bahasa asing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN Labuhanbatu Selatan MAN Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumut. Siswi kelas X-3, Elida Hapnih Siregar, meraih Juara 2 cabang Baca Puisi Bahasa Prancis pada ajang La Semaine de la Francophonie 2026 di Universitas Negeri Medan (Unimed).

Kompetisi tahunan yang digelar Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, Fakultas Bahasa dan Seni Unimed itu mengusung tema “Jeunes, Fiers, Francophonie”. Tema ini mengangkat semangat generasi muda Francophone yang bangga mengekspresikan diri lewat Bahasa Prancis. Lomba terbuka untuk siswa SMA/sederajat se-Indonesia.

1. Tampilkan "Le Cancre" karya Jacques Prévert

Elida Hapnih Siregar, siswi MAN Labusel meraih juara 2 deklamasi bahasa Prancis di UNIMED (Dok. Kemenag Sumut)

Untuk kategori deklamasi, Elida memilih puisi “Le Cancre” karya Jacques Prévert 1945. Puisi itu bercerita tentang anak yang menolak sistem pendidikan formal.

Dia tampil memukau dengan kefasihan, ekspresi, dan penjiwaan kuat sesuai kriteria dewan juri. Padahal waktu latihan Elida hanya sekitar 1 minggu.

“Pengucapan bahasa Prancis sangat rumit dibanding bahasa lain, terutama huruf ‘r’ yang serasa tertanam di tenggorokan. Itu tantangan terbesar yang harus Elida kuasai, karena poin tertinggi lomba ada di pengucapan,” kata Ahmad Faisal, guru pembimbing Bahasa Prancis sekaligus pelatih Français Club MAN Labusel.

2. Bukti usaha sungguh-sungguh berbuah hasil

Elida Hapnih Siregar, siswi MAN Labusel meraih juara 2 deklamasi bahasa Prancis di UNIMED (Dok. Kemenag Sumut)

Elida mengaku tak menyangka usahanya berbuah juara. Rasa senang, bangga, dan syukur bercampur saat namanya diumumkan sebagai pemenang.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur. Buat saya, ini bukan hanya tentang juara, tapi bukti bahwa usaha dan proses yang dijalani sungguh-sungguh bisa membuahkan hasil,” ujar Elida.

Dia juga berpesan ke teman-teman MAN Labusel agar berani mencoba. “Jangan takut mencoba. Kalau belum coba, kita nggak akan tahu hasilnya. Tapi kalau sudah mencoba, paling tidak kita tidak akan menyesal karena sudah berani melangkah,” pesannya.

3. Keberhasilan ini jadi inspirasi murid lain untuk mengembangkan potensi

Elida Hapnih Siregar, siswi MAN Labusel meraih juara 2 deklamasi bahasa Prancis di UNIMED (Dok. Kemenag Sumut)

Keberhasilan Elida tak lepas dari dukungan Kepala Madrasah dan seluruh guru MAN Labusel. Kepala MAN Labusel, Satia Muda Ritonga mengapresiasi pencapaian siswinya. “Prestasi ini bukan hanya membanggakan Elida secara pribadi, tapi juga bukti murid MAN Labusel mampu bersaing di bidang spesifik dan menantang seperti bahasa Prancis,” ungkapnya.

Dia berharap keberhasilan ini jadi inspirasi murid lain untuk mengembangkan potensi di bidang sastra dan bahasa asing.

Editorial Team

Related Article