Medan, IDN Times - Kehidupan Muhammad Rizky Pratama (13) kini membuka bab baru bersama Sekolah Rakyat.
Sempat putus sekolah demi membantu neneknya berjualan ikan, kini Rizky kembali duduk di bangku belajar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 2 Medan. Ruang untuk bermimpi yang sempat tertunda, kini dirajut lagi, pelan-pelan namun penuh harapan.
Kisah Rizky sempat viral melalui video yang diunggah Kementerian Sosial RI. Dalam video itu, Rizky terlihat mengayuh sepeda sambil membawa 30 kg ikan untuk dijual dari pagi hingga siang. Saat itu usianya baru 12 tahun.
Rizky merupakan anak sulung, ada tiga adiknya berusia 2,5 dan 11 tahun. Mereka tinggal di sekitaran benteng dekat Sungai Deli Jalan Young Panah Hijau, Lingkungan 9, Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Kedua orangtuanya sudah bercerai, sehingga ia tinggal bersama kakek dan neneknya.
Neneknya harus menanggung 12 orang dalam satu rumah. Sehingga, Rizky harus membantu neneknya untuk ikut mencari kerang, menjual ikan dan lain-lain.
