Medan, IDN Times- Puluhan pensiunan PTP III di Kabupaten Langkat kini menghadapi persoalan yang mengancam sumber penghasilan mereka. Kebun kelapa sawit yang selama puluhan tahun dipersiapkan sebagai penopang kehidupan setelah pensiun, kini disebut telah diambil alih penguasaannya oleh PT Agrinas Palma Nusantara.
Perkebunan tersebut berada di Desa Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Langkat, dengan luas sekitar 359 hektare. Selama ini, lahan itu dikelola PT Sekoci dan hasil perkebunannya menjadi sumber pendapatan bagi para pensiunan beserta keluarga mereka.
Wilson Manurung, pemegang saham sekaligus pendiri PT Sekoci, mengatakan persoalan tersebut tidak hanya menyangkut perusahaan, tetapi juga masa depan para pensiunan yang sejak awal ikut membangun perkebunan tersebut.
Menurut Wilson, kisah PT Sekoci bermula jauh sebelum perusahaan berdiri. Pada 1974, sejumlah pekerja PTP III membentuk Koperasi Sekoci. Koperasi itu dibangun dengan mengumpulkan tenaga dan modal para pekerja untuk mengusahakan perkebunan kelapa sawit.
Tujuannya adalah menciptakan sumber pendapatan yang dapat digunakan para pekerja ketika mereka tidak lagi aktif bekerja.
"Kami yang bekerja di PTP III sejak tahun 1974 membentuk Koperasi Sekoci. Tujuannya sederhana, supaya ketika pensiun nanti kami masih memiliki penghasilan untuk menyambung hidup," kata Wilson, Selasa (18/8/2026) siang.
