Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PLN Siapkan Jalur Transmisi Aceh-Medan, 217 Tower Dibangun di Sumut

PLN Siapkan Jalur Transmisi Aceh-Medan, 217 Tower Dibangun di Sumut
Kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275kV yang sedang diperbaiki. Foto : Dokumen PLN..
Intinya Sih
  • Pemerintah Provinsi Sumut mendukung pembangunan 217 tower transmisi PLN dari Langkat hingga Medan sebagai bagian Tol Listrik Sumatera untuk memperkuat pasokan listrik wilayah utara.
  • PLN menjelaskan jalur transmisi akan menghubungkan Sigli dan Aceh Utara hingga Medan, bertujuan menjaga keandalan listrik pantai timur Sumatera serta membutuhkan izin dan rekomendasi Pemprov Sumut.
  • Sebanyak 26 persen jalur melewati kawasan permukiman, PLN menyiapkan kompensasi lahan bagi warga serta panel surya untuk daerah pedalaman yang belum terjangkau jaringan listrik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Medan, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mendukung rencana PT PLN membangun 217 tower transmisi dari Kabupaten Langkat hingga Kota Medan. Proyek yang menjadi bagian dari jaringan Tol Listrik Sumatera itu diharapkan memperkuat keandalan pasokan listrik di Sumatera Utara.

Dukungan tersebut disampaikan Surya saat menerima audiensi General Manager PT PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara, Rizki Aftarianto, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (22/6/2026). Dalam pertemuan itu, PLN memaparkan rencana pembangunan jaringan transmisi yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara.

1. Pemprov Sumut minta PLN perhatikan pembebasan lahan

Ilustrasi PLN (Dok. PLN)
Ilustrasi PLN (Dok. PLN)

Surya mengatakan, Pemprov Sumut mendukung percepatan pembangunan jaringan transmisi tersebut. Namun, ia mengingatkan PLN agar memperhatikan proses pembebasan lahan karena menjadi salah satu tahapan penting dalam proyek itu.

"Kalau ini (secara administrasi) sudah sampai ke Pemerintah Provinsi (Sumut), mudah-mudahan segera selesai. Yang perlu diperhatikan itu adalah bagaimana proses pembebasan lahannya," ujar Surya.

Surya juga meminta PLN memperkuat komunikasi dengan organisasi perangkat daerah terkait, terutama dalam pengurusan rekomendasi dan perizinan.

"Perlu juga dikomunikasikan tentang titik koordinat jalur tower transmisi di mana saja lokasinya. Termasuk bagaimana progres pengurusan izin lokasi. Sehingga jika ada kemungkinan kendala, bisa kita selesaikan bersama," sebut Surya.

2. Jalur transmisi akan menghubungkan Aceh hingga Medan

Ilustrasi PLN. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi PLN. (IDN Times/Arief Rahmat)

General Manager PT PLN UIP Sumbagut Rizki Aftarianto mengatakan, jaringan transmisi akan dibangun mulai dari Sigli dan Aceh Utara di Provinsi Aceh hingga Kabupaten Langkat dan Kota Medan. Di Sumut, jalur transmisi melintasi Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, hingga Helvetia, Kota Medan.

Rizki menjelaskan, proyek tersebut bertujuan meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah pantai timur Sumatera bagian utara.

"Jadi Pak, bagaimana kita di Sumatera Utara tidak terpengaruh jika ada gangguan transmisi di bagian selatan. Karena itu kami mohon dukungannya (Pemprov Sumut) agar segera mendapat rekomendasi atau izin untuk pembangunan 217 tower, yang harus kami selesaikan dengan waktu yang tidak terlalu lama, sesuai perintah Presiden," ujar Rizki.

3. PLN siapkan kompensasi warga dan panel surya untuk pedalaman

Ilustrasi PLN
Ilustrasi PLN

Untuk merealisasikan proyek itu, PLN membutuhkan penetapan lokasi dari Pemprov Sumut. Sebanyak 217 tower akan dibangun dengan jarak antar-SUTET 275 kV sekitar 400 meter. Sekitar 26 persen jalur transmisi berada di kawasan permukiman dan perkotaan, sehingga menjadi tantangan dalam pelaksanaannya.

"Selain ganti rugi lahan untuk tower, untuk yang ada di jalur transmisinya kami berikan kompensasi (ke masyarakat)," katanya.

Surya juga mengingatkan PLN agar memperhatikan masyarakat yang belum menikmati listrik, terutama di sekitar jalur transmisi. Rizki menyebut PLN menyiapkan alternatif panel surya untuk kawasan pedalaman dengan jumlah rumah relatif sedikit, karena pembangunan jaringan membutuhkan biaya besar sementara pelanggan yang dilayani terbatas.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More