Apollo Hospitals Buka Akses Transplantasi Liver dan Robotic Surgery

- India for Health dan Apollo Hospitals Hub Indonesia membuka akses konsultasi serta rujukan dari Medan ke India untuk penyakit kompleks, termasuk transplantasi organ, kanker, jantung, dan robotic surgery.
- Sekitar 70 persen pasien Indonesia yang dirujuk ke Apollo berasal dari Medan, dengan gangguan fungsi liver dan transplantasi organ sebagai kasus dominan; second opinion dianjurkan untuk kebutuhan teknologi atau terapi khusus.
- Hub Indonesia memfasilitasi rekam medis, evaluasi 2–3 hari, telemedis gratis, estimasi biaya, visa, hingga penjemputan; estimasi transplantasi liver Rp750 juta–Rp1 miliar dan ginjal sekitar Rp650 juta.
Medan, IDN Times - India for Health bersama Apollo Hospitals Hub Indonesia resmi membuka akses layanan kesehatan ke India bagi masyarakat Medan dan sekitarnya. Layanan ini mencakup penanganan penyakit kompleks seperti transplantasi liver dan ginjal, kanker lanjutan, penyakit jantung, hingga robotic surgery.
Pemaparan disampaikan Direktur India for Health sekaligus Direktur Apollo Hospitals Hub Indonesia, Ribkah Darmawati, bersama Sherene Aisya Maharayni kepada awak media di Medan.
"Kami melihat ada pilihan lain yang belum banyak diketahui masyarakat Indonesia, yaitu India, khususnya Apollo Hospitals. Kami datang ke Medan agar masyarakat mengetahui bahwa ketika membutuhkan second opinion atau penanganan medis kompleks yang belum bisa dilakukan di sini, ada pilihan yang sangat rasional untuk berkonsultasi dengan dokter-dokter di Apollo," ujar Ribkah.
1. Medan penyumbang 70 persen pasien

India for Health bersama Apollo Hospitals Hub Indonesia resmi membuka akses layanan kesehatan ke India bagi masyarakat Medan dan sekitarnya (Dok. Website Apollo Hospitals Hub Indonesia) Berdasarkan data Apollo Hospitals Hub Indonesia, sekitar 70 persen pasien asal Indonesia yang dirujuk ke Apollo berasal dari Medan. Kasus gangguan fungsi liver dan transplantasi organ menjadi kasus paling dominan.
Tingginya angka tersebut menunjukkan masyarakat Medan semakin terbuka terhadap opsi medis internasional dan mulai membandingkan pilihan berdasarkan rekam jejak rumah sakit, kecanggihan teknologi, estimasi biaya, hingga rasio keberhasilan tindakan.
Pihak Apollo menekankan, tidak semua penyakit harus dirujuk ke India. Jika kondisi medis masih dapat ditangani di Indonesia, maka tidak perlu berobat ke luar negeri. Namun untuk kasus yang membutuhkan teknologi khusus, ketersediaan donor, atau terapi tingkat lanjut, mendapatkan second opinion merupakan hak pasien.
2. Keunggulan transplantasi liver dan robotic surgery

India for Health bersama Apollo Hospitals Hub Indonesia resmi membuka akses layanan kesehatan ke India bagi masyarakat Medan dan sekitarnya (Dok. Website Apollo Hospitals Hub Indonesia) Penyakit liver seperti hepatitis B/C hingga sirosis menjadi fokus utama konsultasi pasien asal Medan. Banyak kasus baru terdeteksi setelah fungsi liver menurun secara signifikan.
Untuk pasien dengan end-stage liver disease, transplantasi liver menjadi pilihan terapi utama setelah evaluasi ketat. Donor dapat berasal dari anggota keluarga yang memenuhi syarat. Karena liver memiliki kemampuan regenerasi, sebagian organ dari donor hidup akan tumbuh kembali pada donor dan penerima.
Apollo Hospitals mencatat telah menangani lebih dari 6.500 tindakan transplantasi liver. Secara keseluruhan, jaringan Apollo mengoperasikan 78 rumah sakit dengan pusat keunggulan di beberapa kota:
- Apollo New Delhi: Pusat transplantasi organ dan robotic surgery.
- Apollo Hyderabad: Pusat bone marrow transplant untuk leukemia.
- Apollo Chennai: Rujukan Apollo Proton Therapy untuk kanker.
- Apollo Bangalore: Pusat pengembangan robotic surgery dengan presisi tinggi dan trauma minimal.
Apollo mengklaim tingkat keberhasilan penanganan medis di jaringannya mencapai 98 persen.
3. Alur rujukan dan layanan pediatrik

India for Health bersama Apollo Hospitals Hub Indonesia resmi membuka akses layanan kesehatan ke India bagi masyarakat Medan dan sekitarnya (Dok. Website Apollo Hospitals Hub Indonesia) Faktor biaya menjadi pertimbangan utama. Apollo Hospitals Hub Indonesia memaparkan estimasi awal beberapa tindakan:
- Transplantasi Liver: Rp750 juta – Rp1 miliar, termasuk evaluasi donor dan perawatan sekitar 21 hari. Di negara lain biaya dapat melebihi Rp6 miliar.
- Transplantasi Ginjal: ± Rp650 juta, tergantung kondisi pasien dan lama perawatan pascaoperasi.
Apollo menegaskan angka tersebut hanya acuan awal. Kepastian diagnosis, penyakit penyerta, pemeriksaan lanjutan, obat-obatan, dan respons tubuh pasien akan menentukan total biaya akhir.
Apollo Hospitals Hub Indonesia memfasilitasi alur rujukan secara sistematis: pengumpulan rekam medis, evaluasi tim medis Apollo 2-3 hari, konsultasi telemedis gratis via Zoom, rekomendasi medis dan estimasi biaya, hingga pengurusan medical visa dan keberangkatan.
Tim rumah sakit juga melakukan penjemputan di bandara tujuan di India hingga pasien tiba di fasilitas perawatan.
Layanan juga mencakup kasus pediatrik seperti leukemia pada anak dan kelainan organ bawaan. Di bidang bedah, robotic surgery di Apollo Bangalore ditawarkan untuk bedah umum, urologi, ginekologi, dan ortopedi guna meminimalkan trauma jaringan dan mempercepat pemulihan.
"Keberadaan Apollo Hospitals Hub Indonesia di Medan bertujuan membuka keran informasi medis secara luas dan transparan. Keputusan akhir tetap berada di tangan pasien, keluarga, dan tim dokter yang menangani," tutup Ribkah.

















![[BREAKING] Pelajar di Berastagi Dibawa ke RS, Diduga Keracunan MBG](https://image.idntimes.com/post/20260813/whatsapp-image-2026-08-13-at-3_a58b673e-4521-4c1a-94b4-d70d17385eda.jpeg)
