Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perang Iran Vs Israel-AS Pecah, Harga Emas Dunia Melonjak
ilustrasi emas (unsplash.com/Zlaťáky.cz)
1 Maret 2026

Pada Minggu, 1 Maret 2026, harga emas tercatat naik hingga sekitar Rp2,9 juta per gram akibat pecahnya perang antara AS dan Iran. Pengamat ekonomi Gunawan Benjamin menyebut harga tersebut terbentuk pada hari libur akhir pekan dan berpotensi melonjak lagi saat perdagangan dibuka pada Senin mendatang.

kini

Gunawan Benjamin menilai belum ada tanda-tanda meredanya tensi politik di Timur Tengah. Ia memperkirakan harga emas masih berpeluang naik ke level $5.750 per ons troy seiring meningkatnya eskalasi perang di wilayah Selat Hormus.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Harga emas dunia mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai sekitar 5.287 dolar AS per ons troy, atau setara dengan sekitar Rp2,9 juta per gram.
  • Who?
    Pengamat ekonomi Gunawan Benjamin menyampaikan penilaian terkait lonjakan harga emas di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Where?
    Kenaikan harga diamati dari Medan, sementara situasi geopolitik yang memengaruhi terjadi di kawasan Timur Tengah, khususnya sekitar Selat Hormuz.
  • When?
    Kondisi ini dilaporkan pada Minggu, 1 Maret 2026, saat pasar global masih dalam masa libur akhir pekan.
  • Why?
    Kenaikan harga terjadi akibat pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran yang meningkatkan ketidakpastian serta mendorong investor beralih ke aset aman seperti emas.
  • How?
    Harga terbentuk selama hari libur perdagangan dan diperkirakan akan terus naik ketika pasar dibuka kembali jika eskalasi konflik di Timur Tengah berlanjut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Setelah perang pecah antara Israel-AS melawan Iran, harga emas dunia terpantau alami kenaikan. Mendekati level $5.300, atau berada di kisaran harga $5.287 per ons troy. Sehingga, mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp2,9 juta per gram nya.

Pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin menilai harga emas melonjak di tengah memburuknya tensi geopolitik di timur tengah.

1. Harga yang diperoleh saat ini adalah harga yang terbentuk di hari libur akhir pekan

ilustrasi emas (unsplash.com/Zlaťáky.cz)

Namun, baginya harga yang diperoleh saat ini adalah harga yang terbentuk di hari libur akhir pekan. Dimana memang pasar pada dasarnya tengah berada di hari libur.

"Harga emas masih berpeluang untuk kembali naik pada perdagangan senin mendatang. Harga emas berpeluang melonjak tajam saat perdagangan di buka nantinya," katanya, pada Minggu (1/3/2026).

2. Sejauh ini dinilai belum ada tanda-tanda kuat yang bisa meredam tensi politik yang masih memanas

ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Gunawan mengatakan bahwa, kini masih mempertahankan proyeksi untuk harga emas berpeluang naik ke level $5.750 per ons troy ditengah memburuknya eskalasi perang. Walaupun pelaku pasar pada umumnya masih menanti bagaimana eskalasi yang terbentuk disaat perdagangan dibuka.

"Namun sejauh ini belum ada tanda-tanda kuat yang bisa meredam tensi politik yang masih memanas sejauh ini," jelasnya Gunawan Benjamin sebagai pengamat ekonomi.

3. Semakin tinggi eskalasi perang di wilayah selat hormus, maka semakin besar peluang harga emas untuk lanjutkan tren naik

ilustrasi emas (unsplash.com/Zlaťáky.cz)

Lanjutnya, serangan Iran telah meluas ke negara teluk, tempat dimana ada pangkalan militer AS. Ketegangan bisa saja kian memburuk jika seandainya terjadi serangan balasan dari negara di wilayah timur tengah terhadap Iran.

"Dan harga emas akan memanfaatkan situasi ini untuk terus berada di zona hijau. Semakin tinggi eskalasi perang diwilayah selat hormus, maka semakin besar peluang harga emas untuk lanjutkan tren naik," pungkasnya.

Editorial Team