Medan, IDN Times - Pemulihan pascabencana di Tapanuli Tengah diklaim terus dikebut. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mulai melakukan percepatan—dari perbaikan infrastruktur hingga pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir dan longsor.
Pascabencana, Pembangunan Huntap Tapteng Diklaim Terus Dikebut

Take a Deeper Read
1. Infrastruktur jadi prioritas, konektivitas dikejar
Langkah awal diarahkan pada perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut telah melakukan pendataan sekaligus menyiapkan anggaran untuk memperbaiki fasilitas yang rusak di Tapanuli Tengah.
Fokusnya, memulihkan konektivitas dan sistem pengairan yang terganggu akibat banjir dan longsor. “Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sudah melakukan pendataan serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur di Tapteng dengan fokus utama pada pemulihan konektivitas dan sistem pengairan pascabencana banjir serta longsor yang melanda wilayah tersebut,” kata Bobby dalam keterangan resmi, Sabtu (11/4/2026).
2. Huntap hingga bantuan sosial dikebut agar tepat sasaran
Di sisi lain, kebutuhan dasar warga juga jadi perhatian. Pemkab Tapanuli Tengah tengah mempercepat pendataan untuk penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH), agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.
Tak berhenti di bantuan sementara, pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) juga dipercepat. Ini penting, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Perbaikan fasilitas dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, hingga sanitasi pun ikut digenjot dalam waktu bersamaan.
3. Kolaborasi dan pemulihan ekonomi jadi kunci lanjutan
Bobby menekankan bahwa percepatan pemulihan tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor jadi kunci, dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari BPN, Pangdam I/BB, hingga Kapolda Sumut.
“Jadi Pak Bupati sudah bisalah menampung apa-apa saja aspirasi dari masyarakat dan fokuskan bantuan ke masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyiapkan langkah lanjutan dengan mendorong OPD berinovasi. Fokusnya pada pemulihan sektor pertanian—termasuk pencetakan sawah baru—serta menghidupkan kembali UMKM yang terdampak.
“Setelah pertemuan ini saya akan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda untuk mengawal pemulihan pasca banjir dan tanah longsor,” ucapnya.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Tangis Suster Natalia, Tuntut Bank Plat Merah Kembalikan Rp28 M Uang Umat10 Apr 2026, 21:15 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Pelarian Eks Kepala Kas BNI yang Larikan Dana Gereja Rp28 M Berakhir30 Mar 2026, 21:35 WIB