Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Muslimah Medan Buktikan Olahraga dan Syar’i Bisa Bersamaan

Kota Medan
Muslimah Medan Buktikan Olahraga dan Syar’i Bisa Bersamaan
Internal games Muslimah Basketball Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)
Share Article

Medan, IDN Times – Komunitas Muslimah Basketball Medan (MBM) membuktikan bahwa berolahraga tidak menghalangi untuk tetap berbusana syar’i. Hal itu terlihat dalam Internal Games Muslimah Basketball se-Kota Medan yang digelar di Lapangan Hoops Basketball Arena, Kota Medan, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan ulang tahun kedua MBM. Acara diawali dengan tausiyah dan doa bersama untuk Palestina yang disampaikan Ustadzah Sri Widari.

1. Acara ini sebagai bentuk mempererat silaturahmi antarmuslimah pecinta bola basket di Medan

IMG-20260727-WA0016.jpg
Internal games Muslimah Basketball Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Ketua MBM, Tri Rahayu, mengatakan event ini bertujuan mempererat silaturahmi antarmuslimah pecinta bola basket di Medan dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, ini event dua tahun komunitas kami. Yang kami tujukan untuk silaturahmi sebenarnya. Karena selama ini kami komunitas hanya bermain di lingkup kami, tidak tahu ada teman-teman lain, kelompok lain muslimah yang juga punya klub dan tim yang sama,” ujar Tri Rahayu.

Ia menyebut, MBM mengundang sejumlah tim dari Kota Medan dan Sumatra Utara. Ke depan, Tri berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin dan menjangkau lebih banyak muslimah, termasuk dari klub dan pesantren.

"Event-event selanjutnya kami harap juga banyak, lebih banyak menjangkau muslimah-muslimah di Medan. Kami membuka tangan lebar-lebar untuk semua muslimah yang ingin bergabung bersama kami. Harapan kami tetap menjalin ukhuwah sesama muslimah berdasarkan akidah Islam,” katanya.

2. Wajibkan busana syar’i

IMG-20260727-WA0018.jpg
Internal games Muslimah Basketball Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Salah satu aturan utama dalam turnamen ini adalah kewajiban memakai busana syar’i. Peserta tidak diperbolehkan mengenakan legging ketat maupun celana pendek.

“Pesannya jelas ya. Outfit syar’i itu tidak menghalangi. Karena ini aturan yang kami buat sendiri bahwa pemain tidak diperbolehkan memakai legging ketat dan celana pendek. Jadi kami mensyaratkan semua pemain minimal memakai celana training,” jelas Tri.

Ia menambahkan, beberapa anggota MBM bahkan bertanding dengan mengenakan gamis dan rok. Aturan ini disepakati bersama seluruh tim peserta.

“Jadi meskipun olahraga, tetap outfit-nya syar’i,” tegasnya.

3. Tim Aurora keluar sebagai juara

IMG-20260727-WA0017.jpg
Internal games Muslimah Basketball Medan (IDN Times/Indah Permata Sari)

Sebanyak enam tim mengikuti kompetisi ini, yaitu MBM Tim A, MBM Tim B, Aurora, Alumni MAN 1 Medan, Outlaws, dan Jungle King. Setiap tim terdiri atas 10 pemain dan 3 ofisial.

Hasil pertandingan menempatkan Aurora Basketball sebagai juara 1, Outlaws Basketball juara 2, dan Alumni MAN 1 Medan juara 3.

Dengan kegiatan ini, MBM ingin menunjukkan bahwa perempuan muslimah tetap bisa aktif berolahraga, berprestasi, sekaligus menjaga nilai-nilai agama.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More