Medan, IDN Times – Lake Toba Tradisional Music Festival kembali digelar untuk keenam kalinya. Tahun ini festival mengusung 3 konsep utama: talk show, speed meeting, dan showcase dengan target menciptakan ruang ekonomi kreatif bagi musisi tradisional.
Direktur Lake Toba Tradisional Music Festival, Ramanta Sinulingga, menjelaskan Lake Toba tahun ini mengusung skema "Ganjil-Genap".
"Di tahun ganjil kita fokus ke pengembangan ekosistem di Sumatera Utara. Jadi tidak akan mengundang performers dari luar. Kita fokus mencari talenta, mencari talenta kemudian bagaimana kita bisa menginkubasi mereka untuk persiapan," ujar Ramanta.
Sementara di tahun genap, festival akan masuk ke ranah pasar. "Di tahun 2028, di tahun genap kita akan masuk lagi ke wilayah market. Kita mengundang berbagai delegasi dan juga mengundang performers dari luar," katanya.
