Ini Alasan Warga Kuta Tengah Dievakuasi Menjauh dari Sinabung
Karo, IDN Times – Pemerintah Kabupaten Karo memilih mengevakuasi seluruh warga Desa Kuta Tengah karena wilayah tersebut berada dalam radius enam kilometer dari Gunung Sinabung dan dinilai dekat dengan jalur awan panas.
Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan skenario terburuk untuk mengantisipasi ancaman erupsi. Warga dievakuasi lebih dulu agar memiliki ruang aman ketika aktivitas gunung kembali meningkat.
Namun, belum ada kepastian kapan warga Kuta Tengah bisa kembali ke rumah. Pemerintah masih akan memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan mengevaluasi data sebelum menentukan apakah evakuasi dapat dihentikan.
Kuta Tengah menjadi salah satu wilayah yang dievakuasi karena berada dalam radius enam kilometer dari Gunung Sinabung. Selain jaraknya, posisi desa juga menjadi pertimbangan karena berdekatan dengan jalur awan panas.
Kondisi tersebut membuat pemerintah mempertimbangkan risiko ketika warga harus menyelamatkan diri secara mandiri apabila terjadi peningkatan aktivitas gunung.
"Kota Tengah itu dievakuasi mengingat Kota Tengah itu berada dalam radius 6 km dan Kota Tengah itu adalah dekat dengan jalur awan panas,” ujar Koordinator Pos Pemantauan Gunung Api Sinabung Armen Putra, Kamis (3/9/2026).
Kata Armen, persoalan lainnya adalah jalur evakuasi warga. Jika harus keluar dari kawasan tersebut, warga justru perlu melewati area yang berada di jalur awan panas.
Dengan mempertimbangkan posisi tersebut, pemerintah memilih mengambil langkah antisipasi dengan menggunakan skenario terburuk. Warga diamankan terlebih dahulu daripada menunggu kondisi Gunung Sinabung semakin memburuk.
Pemerintah belum dapat memastikan kapan warga Kuta Tengah diperbolehkan kembali ke rumah. Perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung akan terus dipantau sebelum keputusan berikutnya diambil.
"Kita akan pantau terus gunung apinya dan juga kita akan lihat bagaimana perkembangannya terus kita akan lakukan evaluasi apakah Kota Tengah ini bisa balik lagi ke kampungnya tentu akan kami lakukan dulu analisis data-data yang ada,” ujar Armen.
Sampai saat ini ada 650 jiwa yang mengungsi dari Kuta Tengah. Mereka menempati posko pengungsian di Desa Sukatepu, Kecamatan Namanteran.
![[FOTO] Sinabung Masih Mengeluarkan Asap, Masyarakat Tetap Waspada](https://image.idntimes.com/post/20260902/sin_1_f9892b88-7bd1-48d5-a7ff-3600a86df036_watermarked_idntimes-2.jpg)


















