Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[FOTO] Sinabung Masih Mengeluarkan Asap, Masyarakat Tetap Waspada

Kab. Karo
[FOTO] Sinabung Masih Mengeluarkan Asap, Masyarakat Tetap Waspada
Seorang petani merawat tanaman buah naga di kawasan Gunung Api Sinabung, Desa Kutarayat, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Rabu (2/9/2026). (IDN Times/Prayugo Utomo)
  • Gunung Sinabung di Kabupaten Karo terus erupsi dengan status Siaga Level III, ditandai tremor berkelanjutan dan asap abu gelap setinggi 200–1.000 meter.
  • Hujan abu mengarah ke timur, tenggara, dan selatan, berdampak pada tanaman, permukiman, serta Berastagi sebagai kota terdekat yang terdampak.
  • Warga diminta menghindari radius 3 kilometer dan sektoral 6 kilometer, memakai masker saat terpapar abu; erupsi juga memicu evakuasi 280 orang ke Desa Sukatepu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Karo, IDN Times - Gunung Api Sinabung di Kabupaten Karo masih menampakkan aktivitas vulkaniknya. Pemantauan sejak Rabu (2/9/2026) pagi, Sinabung terlihat masih mengeluarkan asap berwarna gelap.

Koordinator Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra mengatakan, erupsi Sinabung masih terus terjadi. Statusnya saat ini berada pada Siaga Level III.

“Erupsinya masih berlangsung terus-menerus ditandai dengan rekaman tremor yang masih terus-menerus dari jam 00 hingga saat ini jam 14 lewat. Dan kita melihat secara visual untuk abu masih keluar disekitaran di puncak Bung Api Sinabung dengan ketinggiannya antara 200 sampai 1.000 meter,” ujar Armen, Rabu petang.

Hingga petang tadi, beberapa kawasan juga terdampak hujan abu vulkanik. Tercatat, abu mengarah ke Timur, Tenggara dan juga Selatan.

“Dampaknya memang cukup banyak juga, terutama ke tanaman sudah berdampak. Di mana tanaman banyak juga terkena abu dan juga pemukiman – pemukiman masyarakat yang sudah terdampak abu juga dan kota yang terdekatnya yang terdampak abu adalah Berastagi,” katanya.

Armen mengimbau masyarakat tetap mematuhi rekomendasi dan imbauan dari petugas berwenang. Masyarakat diminta tidak masuk dalam radius 3 Km dan radius sektoral 6 Km.

“Masyarakat juga diimbau memakai masker jika terpapar abu vulkanik,” pungkasnya.

Erupsi Sinabung juga menyebabkan 280 orang mengungsi. Mereka harus dievakuasi ke Desa Sukatepu di Namanteran.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More