Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

BMKG Prediksi Hujan Deras di Sumut 2-4 September, Berikut Wilayahnya

Kota Medan
BMKG Prediksi Hujan Deras di Sumut 2-4 September, Berikut Wilayahnya
ilustrasi hujan deras (pexels.com/Rain Photography)
  • BMKG memprakirakan Sumatra Utara berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat, petir, dan angin kencang selama sepekan; hujan umumnya terjadi sore hingga malam.
  • Kondisi dipicu aktivitas MJO, gelombang Kelvin dan Rossby, konvergensi serta belokan angin, ditambah suhu laut hangat dan kelembapan tinggi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
  • BMKG menetapkan peringatan cuaca ekstrem 2–4 September 2026 di sejumlah wilayah; hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi 2 September di Langkat, Deli Serdang, dan Mandailing Natal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Medan, IDN Times – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I Medan memprakirakan cuaca di wilayah Sumatra Utara dalam sepekan ke depan umumnya berawan dan masih berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Sumatra Utara, Budi Hutasoit, mengatakan hujan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari.

"Secara umum dalam sepekan ke depan cuaca di wilayah Sumatra Utara diprakirakan berawan dan masih berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Hujan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari," ujar Budi, Rabu (2/9/2026).

  1. 1. Kondisi tersebut dipicu oleh aktifnya MJO secara spasial

    ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)
    ilustrasi hujan asam (pexels.com/Genaro Servín)

    Dia menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh aktifnya MJO secara spasial, gelombang Kelvin dan Rossby di Sumatra Utara yang memengaruhi konvektivitas. Selain itu, adanya konvergensi serta belokan angin menyebabkan pertumbuhan awan-awan hujan.

    Diketahui, Madden-Julian Oscillation (MJO) adalah kondisi ketika gelombang atmosfer skala besar bergerak dari barat ke timur di sekitar ekuator dan memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan

    "Selain itu, suhu muka laut di perairan Selat Malaka dan perairan barat Sumatra yang cukup hangat serta kelembapan yang cukup tinggi menambah suplai uap air untuk pertumbuhan awan-awan hujan di Sumatra Utara," jelasnya.

  2. 2. Peringatan dini 2 - 4 September 2026

    ilustrasi hujan asam (pexels.com/Aleksandar Pasaric)
    ilustrasi hujan asam (pexels.com/Aleksandar Pasaric)

    Berdasarkan rilis BMKG Balai Besar Wilayah I Medan, beberapa wilayah di Sumatra Utara berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada 2 - 4 September 2026:

    1. Potensi hujan sedang - lebat disertai petir dan angin kencang

    - 2 September 2026: Asahan, Humbang Hasundutan, Karo, Medan, Pematang Siantar, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara

    - 3 September 2026: Asahan, Batubara, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Gunungsitoli, Medan, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Labuhanbatu Utara, Nias, Mandailing Natal, Nias Selatan, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Tengah, Langkat

    - 4 September 2026: Asahan, Deli Serdang, Langkat, Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Tengah

    2. Potensi hujan lebat - sangat lebat disertai petir dan angin kencang

    Hanya terjadi pada 2 September 2026 di wilayah Langkat, Deli Serdang, dan Mandailing Natal.

    3. Potensi angin kencang

    - 2 September 2026: Langkat, Deli Serdang, Asahan, Mandailing Natal, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Medan

    - 3 September 2026: Langkat, Deli Serdang, Asahan, Medan

  3. 3. Masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca

    Ilustrasi hujan di Kota Makassar. IDN Times/Irwan Idris
    Ilustrasi hujan di Kota Makassar. IDN Times/Irwan Idris

    Budi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca, khususnya pada siang hingga malam hari ketika potensi pertumbuhan awan hujan meningkat. "Bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, disarankan untuk memantau informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca BMKG di kanal resmi kami di @infobmkgsumut serta mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk menghadapi hujan," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More