Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kurang Gizi dan Terluka, BKSDA Evakuasi Orang Utan dari Kebun Sawit

Kurang Gizi dan Terluka, BKSDA Evakuasi Orang Utan dari Kebun Sawit
Proses evakuasi orang utan sumatra dari kawasan perkebunan sawit di Nagan Raya. (Dokumentasis BKSDA Aceh untuk IDN Times)
Intinya Sih
  • BKSDA Aceh mengevakuasi seekor orangutan sumatera dari kebun sawit PT Surya Panen Subur di Nagan Raya setelah dilaporkan oleh karyawan perusahaan.
  • Hasil pemeriksaan menunjukkan orangutan jantan berusia sekitar delapan tahun itu mengalami dehidrasi, kekurangan gizi, dan luka pada kaki kiri.
  • Untuk pemulihan, orangutan dibawa ke Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan di Sibolangit guna menjalani perawatan medis dan observasi lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi seekor Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dari areal perkebunan kelapa sawit milik PT Surya Panen Subur di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan satwa dilindungi tersebut ditemukan oleh karyawan perusahaan sebelum akhirnya dilaporkan kepada petugas.

“Tim melakukan upaya penyelamatan pada satu individu Orangutan Sumatera yang ditemukan di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya,” kata Ujang saat dikonfirmasi IDN Times, Kamis (25/6/2026).


1. Ditemukan di areal perkebunan kelapa sawit

WhatsApp Image 2026-06-24 at 23.33.42 (1).jpeg
Proses evakuasi orang utan sumatra dari kawasan perkebunan sawit di Nagan Raya. (Dokumentasis BKSDA Aceh untuk IDN Times)

Ujang menjelaskan laporan keberadaan orangutan pertama kali diterima dari karyawan PT Surya Panen Subur. Satwa itu diketahui masuk ke area perkebunan kelapa sawit yang berbatasan langsung dengan habitat alaminya.

Menurutnya, orangutan tersebut diperkirakan belum lama berada di lokasi saat ditemukan. Kawasan perkebunan itu juga masih termasuk wilayah jelajah alami orangutan di bentang alam Rawa Tripa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BKSDA Aceh bersama Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) melakukan evakuasi terhadap satwa tersebut pada 19 Juni 2026.


2. Mengalami dehidrasi dan luka pada kaki kiri

WhatsApp Image 2026-06-24 at 23.33.42.jpeg
Proses evakuasi orang utan sumatra dari kawasan perkebunan sawit di Nagan Raya. (Dokumentasis BKSDA Aceh untuk IDN Times)

Setelah berhasil diamankan, kata Ujang orangutan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan di lapangan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, orangutan berjenis kelamin jantan itu diperkirakan berusia sekitar delapan tahun. Kondisinya mengalami dehidrasi, tubuh kurus akibat kekurangan gizi, serta terdapat luka pada kaki kiri yang menyebabkan keterbatasan gerak.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, direkomendasikan agar orangutan mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif,” ujar Ujang.


3. Dibawa ke pusat rehabilitasi di Sumatera Utara

WhatsApp Image 2026-06-24 at 23.33.43 (1).jpeg
Proses evakuasi orang utan sumatra dari kawasan perkebunan sawit di Nagan Raya. (Dokumentasis BKSDA Aceh untuk IDN Times)

Untuk mendapatkan perawatan lanjutan, orangutan tersebut kemudian dibawa ke Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan di Sibolangit, Sumatera Utara.

Di lokasi tersebut, satwa akan menjalani pemulihan kesehatan, perbaikan kondisi gizi, serta observasi lanjutan oleh tim dokter hewan dan perawat satwa sebelum ditentukan langkah penanganan berikutnya.

BKSDA Aceh juga mengimbau masyarakat maupun perusahaan yang beraktivitas di sekitar habitat satwa liar untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa dilindungi yang masuk ke area permukiman atau perkebunan.

“Sehingga dapat ditangani secara cepat dan tepat,” kata Ujang.


Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More