Medan, IDN Times – Musibah angin puting beliung yang menerjang kawasan Medan Johor meninggalkan duka dan trauma mendalam bagi warga terdampak.
Salah satunya dirasakan oleh Radot Napitupulu (35 tahun), warga Kelurahan Titi Kuning, yang rumahnya porak-poranda akibat dihantam angin kencang disertai hujan deras.
Radot menceritakan, kepanikan bermula saat menjelang waktu Magrib. Tanpa diduga, angin kencang bertiup sangat dahsyat disusul suara gemuruh dari atap-atap rumah warga yang berterbangan.
"Menjelang Magrib itu angin mulai kencang, langsung terdengar atap-atap rumah warga. Dari situ semua mulai panik. Ditambah lagi mati lampu dan hujan semakin deras. Ada warga yang melihat langsung angin puting beliung itu menghantam pemukiman," ujar Radot, Rabu (19/8/2026).
