Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kampung Jamur Konyel Gulita, Lampu Panel Surya Jadi Solusi Darurat

haili yoga.jpg
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyalurkan lampu panel surya dari BNPB (dok.Humas Aceh Tengah)
Intinya sih...
  • Masyarakat masih hidup dalam kegelapan
  • Pemerintah daerah tanggung biaya hunian sementara dan pemulihan ekonomi
  • Kebutuhan pokok untuk Ramadan disiapkan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Aceh Tengah, IDN Times – Gelap belum sepenuhnya pergi dari Kampung Jamur Konyel, Kecamatan Bintang. Pascabencana, aliran listrik masih belum pulih, membuat malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi warga. Namun, secercah harapan mulai menyala ketika Bupati Aceh Tengah Haili Yoga membawa bantuan lampu panel surya ke kampung tersebut, Selasa (13/03/2026).

Sebanyak 36 unit lampu tenaga surya bantuan BNPB dibagikan kepada warga sebagai solusi darurat agar aktivitas masyarakat tetap berjalan di tengah keterbatasan. Selain penerangan, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

1. Terus kebut akses jalan

Pemandangan salah satu daerah di Aceh Tengah yang masih terputus aksesnya (dok.Pemkab Aceh Tengah)
Pemandangan salah satu daerah di Aceh Tengah yang masih terputus aksesnya (dok.Pemkab Aceh Tengah)

Kehadiran Bupati disambut antusias. Bagi warga yang berminggu-minggu hidup dalam gelap.Tak hanya soal listrik, Bupati juga meninjau langsung perkembangan akses jalan menuju Kampung Jamur Konyel. Jalur yang sempat terputus akibat longsor kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat berkat kerja sama lintas sektor, membuka kembali jalur distribusi logistik dan layanan dasar.

“Yang paling utama jalan harus bisa dilalui. Kalau akses terbuka, logistik lancar, pelayanan masuk, dan rakyat tidak terisolasi. Setelah ini kita fokus ke akses Kampung Atu Payung dan Serule,” ujar Haili di hadapan masyarakat.

2. Pemerintah daerah turut menanggung biaya hunian sementara dan biaya hidup warga selama masa pemulihan, termasuk kebutuhan makan dan akomodasi

Potret Bilik Darurat di Mukim Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah (IDN Times/M Saifullah)
Potret Bilik Darurat di Mukim Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah (IDN Times/M Saifullah)

Haili juga menjelaskan secara terbuka skema bantuan perumahan bagi warga terdampak bencana. Pemerintah menyiapkan bantuan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat, yang disertai penyediaan hunian sementara (huntara) hingga hunian tetap (huntap). Selain itu, warga juga akan menerima bantuan prabot rumah tangga, dukungan pemulihan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar.

Pemerintah daerah turut menanggung biaya hunian sementara dan biaya hidup warga selama masa pemulihan, termasuk kebutuhan makan dan akomodasi.

Bupati menegaskan pentingnya pendataan kerusakan secara jujur dan akurat. Ia meminta camat, reje kampung, dan masyarakat berperan aktif dalam pendokumentasian dan verifikasi, serta mengingatkan agar tidak memasukkan bangunan yang tidak terdampak karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Untuk percepatan pemulihan infrastruktur, Pemerintah Aceh Tengah terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah pusat, termasuk arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, guna mempercepat perbaikan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya.

3. Kebutuhan pokok menghadapi Ramadan disiapkan

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga saat memantau warga di pengungsian (dok.Humas Aceh Tengah)
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga saat memantau warga di pengungsian (dok.Humas Aceh Tengah)

Di sisi lain, pemerintah memastikan ketersediaan beras dan bahan pokok dalam waktu dekat, sekaligus mulai menyiapkan distribusi perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak menjelang bulan suci Ramadan.

“Kita ingin masyarakat tenang menghadapi Ramadan. Kebutuhan dasar harus tersedia, anak-anak tetap sekolah, dan pemulihan terus berjalan,” tutup Bupati.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Kasus Mafia Pupuk Subsidi di Riau, Jaksa Tetapkan 15 Tersangka

14 Jan 2026, 09:45 WIBNews