Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pelaku Penganiaya Eks TNI yang Curi Sawit hingga Tewas Ditangkap

4 Pelaku Penganiaya Eks TNI yang Curi Sawit hingga Tewas Ditangkap
Garis polisi di perkebunan sawit (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Intinya Sih
  • Polres Pelabuhan Belawan menangkap empat petugas keamanan kebun sawit di Desa Bulu Cina yang menganiaya eks TNI Indra Utama hingga tewas setelah memergokinya mencuri tandan sawit.
  • Korban dianiaya di pos satpam menggunakan tangan dan kaki tanpa senjata tajam, menyebabkan luka parah di tubuhnya hingga meninggal dunia akibat pengeroyokan tersebut.
  • Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan dua anggota TNI yang sedang bertugas BKO di lokasi kejadian untuk memastikan sejauh mana peran mereka dalam kasus penganiayaan ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Deli Serdang, IDN Times - Penantian keluarga eks TNI bernama Indra Utama (45 tahun) yang dianiaya sampai meninggal dunia akibat mencuri sawit akhirnya terjawab. 4 pelaku penganiayaan ditangkap oleh Polres Pelabuhan Belawan. Tak lain tak bukan mereka adalah petugas keamanan kebun milik negara yang berada di Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak.

Selain 4 tersangka, polisi dan pihak terkait juga tengah mendalami keterlibatan anggota TNI. Sebab, ada dugaan bahwa 2 personel TNI yang tengah menjalani Bantuan Kendali Operasi (BKO) ikut terlibat.

1. Polres Pelabuhan Belawan tahan 4 pelaku yang aniaya maling sawit sampai tewas

Videoshot_20251220_164403.jpg
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Agus Purnomo (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, membenarkan penangkapan ini. Sebanyak 4 pelaku diringkus usai melakukan penganiayaan terhadap maling sawit sampai meninggal dunia.

"Sudah kita tahan semua, ya, di Polres. Total 4 orang. Merekalah yang melakukan penganiayaan," kata Agus, Sabtu (7/3/2026).

Ia juga membenarkan bahwa 4 pelaku semuanya merupakan petugas keamanan kebun sawit di Desa Bulu Cina, Hamparan Perak. Mereka memergoki Indra Utama yang kala itu membawa 4 tundun sawit.

"4 orang pelaku masing-masing berinisial DFS 24 tahun, yang kedua RD 22 tahun, lalu ada IDP 23 tahun, dan MI 35 tahun. Dan keempat orang ini benar adalah security di PTPN 4," lanjutnya.

2. Para pelaku mengeroyok korban usai memergokinya sedang mencuri sawit

IMG_20260307_112537.jpg
Garis polisi di perkebunan sawit (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Agus membenarkan bahwa kasus ini bermula atas dugaan pencurian sawit. Setelah memergoki Indra, para pelaku kemudian menghajarnya di pos satpam.

"Informasi saat ini seperti itu, jadi kita duga korban mencoba melakukan pencurian. Karena kan sempat dibawa ke pos security setelah diamankan. Di situ dianiayanya," beber Agus.

Sekujur tubuh korban yang penuh luka dan lebam adalah akibat dari penganiayaan itu. Namun, Agus mengatakan bahwa para pelaku menganiaya dengan menggunakan tangan kosong. Sebab tak ditemukan bekas sayatan senjata tajam.

"Ada yang melakukan pemukulan menggunakan tangan, ada yang melakukan tendangan menggunakan kaki di bagian punggung, kepala, bahkan dada," rincinya.

3. Pihak berwajib dalami keterlibatan anggota TNI

IMG_20260304_171309.jpg
Rumah duka Indra Utama (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengatakan bahwa para pelaku sejauh ini hanya mereka berempat. Saat disinggung soal dugaan keterlibatan anggota TNI, pihaknya akan mendalami informasi tersebut.

Sebab menurut keterangan abang ipar korban, Sudarmanto, ada 2 personel TNI yang saat itu melakukan BKO di lokasi kejadian. Mereka diduga ikut menganiaya adik bungsunya.

"Ini masih kami dalami, sejauh apa keterlibatannya, kan. Karena memang di PT Perkebunan itu ada masalah pengamanan dari TNI, ya. Kami selidiki sejauh apa keterlibatannya dalam perkara tersebut," pungkas Agus.

Share
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More