Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Duka Ibu asal Jambi, Tak Punya Uang Bawa Pulang dan Makamkan Anaknya

-
Malasari saat mengkafani anaknya yang meninggal dunia (dok.Ale for IDN Times)
Intinya sih...
  • Anak lahir prematur dan menderita penyakit pencernaan selama 4 bulan di Medan
  • Malasari tak punya uang bawa pulang jenazah anaknya ke Jambi atau memakamkan di Medan
  • Relawan membantu ibu asal Jambi kuburkan anaknya di pemakaman umum Kota Medan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Viral Ibu Rumah Tangga asal Jambi bernama Fitra Nur Malasari (24 tahun) mengalami musibah di Kota Medan. Anaknya yang 4 bulan lalu lahir prematur, dinyatakan meninggal dunia akibat masalah pencernaan.

Musibah tak berhenti di situ saja, ia terkendala biaya untuk membawa anaknya pulang ke Jambi. Alhasil setelah dibantu relawan, Malasari hanya mampu memakamkan anaknya di pemakaman umum Jalan Halat, Kota Medan.

1. Anak lahir prematur dan selama 4 bulan menderita penyakit pencernaan

-
Malasari dibantu relawan dari ojek online mengkafani anaknya (dok.Ale for IDN Times)

Melalui relawan bernama Ale, Malasari menceritakan kala anaknya yang masih berumur 4 bulan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter, Senin (8/2/2026). Kedatangannya selama ini ke Medan adalah untuk menyembuhkan si buah hati. Sebab, sang anak harus mendapat penanganan medis lanjutan atas penyakit di sistem pencernaan.

"Anaknya ini 4 bulanlah di Kota Medan dalam keadaan sakit. Awalnya di Rumah Sakit Bunda Thamrin, setelah itu dirujuk ke Adam Malik. Selama 4 bulan itu, ibunya sendiri yang menjaga anaknya di Medan, karena suami bekerja di Aceh," kata Ale, Rabu (11/2/2026).

Sempat meminta tolong kepada relawan untuk membeli popok, namun sang anak sudah dinyatakan meninggal dunia. Malasari tak punya siapa-siapa di Medan, bahkan uang untuk mengurus jenazah anaknya pun tidak ada.

"Si ibu dan anaknya ini tinggal di Rumah Sakit selama 4 bulan. Biaya pengobatan ditanggung BPJS, sementara untuk biaya makan dari suaminya yang mengirimkan uang," lanjutnya.

2. Malasari tak punya uang bawa pulang jenazah anaknya ke Jambi

-
Malasari saat mengkafani anaknya yang meninggal dunia (dok.Ale for IDN Times)

Usai dihantam musibah atas kematian anaknya, Malasari kembali mengalami aral gendala. Ia tak punya sepeser uang pun untuk membawa pulang jenazah anaknya ke Jambi atau memakamkan anaknya di Medan.

"Dia bilang untuk pulang ke Jambi membawa jenazah anaknya seharga jutaan, dia tak punya uang. Bahkan untuk biaya makam anaknya juga tidak ada," tutur Ale.

Saat itu ia dan relawan lainnya putar otak untuk membantu Malasari. Akhirnya Ale dan kawan-kawan ojek online memutuskan untuk membuka donasi. Video Malasari ini pun diunggah dan dengan cepat viral di media sosial.

"Akhirnya ada anggota dewan yang membantu kami. Jadi sangat meringankan beban yang ditanggung," bebernya.

3. Relawan bantu ibu asal Jambi kuburkan anaknya di pemakaman umum Kota Medan

-
Anak Malasari dimakamkan pada malam hari (dok.Ale for IDN Times)

Senin (9/2/2026) sore jenazah sang balita sudah dikafani. Namun saat itu belum ada sepeser pun donasi yang masuk.

Hingga pukul 8 malam, atas bantuan anggota dewan dan masyarakat Medan, mereka memiliki uang untuk membayar biaya pemakaman. Malam itu juga mereka memutuskan untuk mengubur bayi berumur 4 bulan itu.

"Saya telepon suaminya, minta izin ya memakamkan anak mereka di Medan. Akhirnya kami makamkan di perkuburan Jalan Halat," pungkas Ale.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Bank Raya Umumkan Pemenang Program Pesta Raya Periode Agustus-Januari

11 Feb 2026, 17:34 WIBNews