Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 20 Rumah di Medan Amplas Rusak
Pohon bertumbangan karena hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam (IDN Times/Doni Hermawan)
  • Hujan disertai angin kencang pada 18 Agustus 2026 merusak sekitar 15–20 rumah di Timbang Deli, Harjosari I, dan Harjosari II, Medan Amplas.
  • Sebagian warga sempat dievakuasi ke Kantor Camat Medan Amplas, sementara lainnya mengungsi ke rumah keluarga, termasuk warga Harjosari I yang menuju Padang Bulan.
  • Petugas dan warga membersihkan puing di empat titik jalan; warga diminta tidak menangani atap yang menimpa kabel listrik, sementara kerusakan akan dilaporkan ke Pemkot Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Hujan disertai angin kencang merusak sekitar 15 hingga 20 rumah di Kecamatan Medan Amplas. Banyak atap seng terbang, menimpa rumah lain, jalan, fasilitas umum, dan jaringan kabel listrik.
  • Who?
    Warga Kelurahan Timbang Deli, Harjosari I, dan Harjosari II terdampak. Camat Medan Amplas Zulfahmi Tarigan, petugas, warga, PLN, serta Pemerintah Kota Medan terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Kerusakan terjadi di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, termasuk Gang Gambas Jalan Garu I, Gang Garuda di Timbang Deli, Jalan Swadaya, dan Jalan Dwikora 3.
  • When?
    Angin kencang terjadi pada Selasa malam, 18 Agustus 2026. Pembersihan puing berlangsung sejak malam kejadian hingga Rabu dini hari, 19 Agustus 2026.
  • Why?
    Kerusakan dipicu hujan yang disertai angin kencang. Atap-atap rumah tertiup angin hingga terlepas dan jatuh ke rumah lain, badan jalan, serta area jaringan listrik.
  • How?
    Petugas dan warga membersihkan puing serta mensterilkan empat titik jalan. Sebagian warga dievakuasi ke Kantor Camat Medan Amplas atau mengungsi ke rumah keluarga; camat menghubungi PLN dan melapor ke Pemerintah Kota Medan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hujan dan angin kencang membuat sekitar 15 sampai 20 rumah di Medan Amplas rusak. Banyak atap rumah terbang ke jalan dan kabel listrik. Warga pergi ke kantor camat atau rumah keluarga. Petugas dan warga sudah membersihkan empat jalan. Warga diminta tidak dekat kabel listrik. Kerusakan akan dilaporkan agar mendapat bantuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kerusakan akibat angin kencang, respons cepat petugas dan warga terlihat melalui pembersihan puing sejak malam hingga dini hari serta sterilisasi empat titik jalan yang sempat terganggu. Pilihan evakuasi ke kantor camat maupun rumah keluarga juga menunjukkan adanya tempat perlindungan, sementara perhatian pada keselamatan instalasi listrik mencerminkan penanganan yang berhati-hati.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times - Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Medan pada Selasa malam 18 Agustus 2026 menyebabkan belasan rumah di Kecamatan Medan Amplas mengalami kerusakan. Sebagian besar atap rumah warga dilaporkan terbang dan menimpa fasilitas umum.

Camat Medan Amplas, Zulfahmi Tarigan, mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan terdapat 15 hingga 20 rumah yang terdampak. Kerusakan terjadi di Kelurahan Timbang Deli, Harjosari I, dan Harjosari II.

"Dari pemantauan ada belasan atap rumah yang terdampak angin kencang. Di Kelurahan Timbang Deli, Harjosari I, Harjosari II ada," katanya kepada IDN Times, Rabu (19/8/2026).

1. Warga evakuasi ke rumah keluarga

ilustrasi hujan deras (unsplash.com/unsplashaa1)

Zulfahmi menjelaskan, pada malam kejadian sebagian warga sempat dievakuasi ke Kantor Camat Medan Amplas. Namun sebagian memilih mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

"Seperti warga Harjosari I awalnya ke kantor camat, tiba-tiba mereka ingin ke Padang Bulan. Katanya tadi malam mereka berangkat ke Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, untuk menginap di rumah keluarga mereka," ujarnya.

2. Ada 4 titik jalan dibersihkan

Foto ilustrasi hujan deras. (IDN Times/Reza Iqbal Ghifari

Upaya pembersihan puing dilakukan sejak malam hingga Rabu dini hari. Beberapa atap seng yang terbang menutupi badan jalan sehingga mengganggu aktivitas warga.

"Sejauh ini upaya kita dari tadi malam hingga subuh tadi membersihkan puing-puing yang menimpa atap rumah orang lain. Ada yang terbang ke jalan menutupi badan jalan, jadi sudah kita sterilkan di 4 titik jalan yang mengganggu fasilitas umum," kata Zulfahmi.

Ia merinci titik tersebut di antaranya Gang Gambas Jalan Garu I yang atapnya jatuh ke jalan, Gang Garuda Kelurahan Timbang Deli dengan 3 rumah terdampak, serta Jalan Swadaya dan Jalan Dwikora

3. Imbauan waspada instalasi listrik

ilustrasi hujan deras (pixabay.com/adege)

Camat mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap instalasi listrik pascakejadian. Sebab, ada atap rumah yang terbang dan menimpa jaringan kabel listrik.

"Kami larang warga untuk membersihkannya. Sambil kami telepon pihak PLN agar mereka yang membersihkan wilayah tersebut," tegasnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya akan melaporkan kerusakan ini ke Pemerintah Kota Medan agar mendapat bantuan dari dinas terkait.

"Kami akan melaporkan ke pemerintah kota untuk kami bermohon bantuan-bantuan yang mungkin dari dinas terkait," pungkas Zulfahmi.

Editorial Team

Related Article