Indragiri Hilir, IDN Times - Puluhan orang warga Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, tepatnya didaerah Parit 13 dan 14, terluka akibat diserang oleh monyet atau kera. Hingga saat ini tercatat, hewan jenis primata itu telah menyerang warga sebanyak 10 orang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Inhil Junaidi Ismail mengatakan, monyet yang menyerang warga tersebut dicurigai hanya satu ekor.
"Berdasarkan identifikasi di lapangan, ada satu ekor monyet warna abu-abu yang menyerang warga," kata Junaidi saat dihubungi, Sabtu (1/8/2026).
"Kasus penyerangan monyet ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir, dengan korban luka sebanyak 10 orang, ada orang dewasa, anak-anak dan juga lansia," sambungnya.
Serangan monyet itu, membuat warga cukup resah. Meski demikian, aktivitas warga masih berjalan dengan normal, namun diminta untuk tetap waspada.
Junaidi menyebut, peristiwa ini telah ditangani dengan menurun tim untuk menangkap monyet tersebut.
"Kita sudah turunkan tim untuk mencegah terjadinya serangan, serta berupaya menangkap monyet tersebut. Sejak awal kejadian kita langsung turunkan tim. Dalam tim ini ada petugas kesehatan juga," sebut Junaidi.
Hingga saat ini, monyet yang menyerang warga itu belum tertangkap. Menurut cerita warga, monyet tersebut sempat terlihat dan ditembak dengan senapan angin, tetapi belum kena.
