Diduga Ngebut di Persimpangan, Mobil Mahasiswa Tabrak Pemotor

- Toyota Kijang Innova yang dikemudikan Gandi Adriansyah diduga melaju cepat sebelum menabrak Honda Vario di persimpangan Jalan Ngumban Surbakti.
- Syamsih meninggal dunia, sedangkan Bambang Irawan dan Morival mengalami luka serta mendapat perawatan di rumah sakit.
- Polisi memeriksa CCTV, melakukan olah TKP, dan mengamankan kedua kendaraan untuk mendalami penyebab kecelakaan.
Medan, IDN Times – Kecelakaan maut terjadi di persimpangan Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sabtu (29/8/2026) petang. Sebuah Toyota Kijang Innova yang dikemudikan mahasiswa diduga melaju dalam kecepatan tinggi sebelum menabrak sepeda motor.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu penumpang sepeda motor, Syamsih (51), meninggal dunia. Dua orang lainnya yang berada di sepeda motor mengalami luka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.
1. Mobil diduga melaju kencang saat masuk persimpangan

ilustrasi kecelakaan di jalan raya (pexels.com/Julien) Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo mengatakan Toyota Kijang Innova bernomor polisi BL 1197 NC dikemudikan Gandi Adriansyah (20). Mobil itu datang dari arah Jalan Ring Road menuju Jalan Ngumban Surbakti.
Sementara itu, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BK 4441 AJJ yang dikendarai Bambang Irawan (36) datang dari arah sebaliknya, yakni Jalan Simpang Pemuda menuju Simpang Dr. Mansur.
Menurut polisi, kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan berada di persimpangan empat. Mobil diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan pengemudinya tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di persimpangan.
"Diduga pengemudi mobil Toyota Kijang Innova dalam kondisi kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan situasi di persimpangan empat, sehingga terjadi kecelakaan," kata Widodo, Minggu (30/8/2026).
Mobil kemudian menabrak bagian samping kiri sepeda motor. Benturan membuat pengendara dan dua penumpang motor terjatuh dan terhempas ke tengah jalan.
"Pada saat bersamaan di persimpangan, pengemudi mobil lalu menabrak bagian samping kiri pengendara sepeda motor dan mengakibatkan pengendara serta dua penumpang motor terjatuh dan terhempas ke tengah jalan," ujarnya.
2. Satu penumpang motor meninggal dunia

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia) Warga yang melihat kejadian langsung membantu mengevakuasi para korban sembari menunggu petugas kepolisian tiba di lokasi. Bambang Irawan, pengendara motor, mengalami luka robek pada kening dan nyeri di bagian dada. Warga Jalan Klambir V, Gang Sahabat, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, itu kemudian menjalani perawatan di Rumah Sakit Tere Margareth Medan.
Penumpang lainnya, Morival (23), warga Jalan Priuk, Kelurahan Sei Putih Baru Tengah, Kecamatan Medan Petisah, mengalami cedera pada bagian pinggang dan sempat kehilangan kesadaran. Ia juga dirawat di Rumah Sakit Tere Margareth Medan.
"Penumpang lainnya, seorang ibu rumah tangga bernama Syamsih (51), warga Jalan Priuk, Kelurahan Sei Putih Baru Tengah, Kecamatan Medan Petisah, mengalami patah tulang kaki kiri dan meninggal dunia di Rumah Sakit Bina Kasih Medan," ungkap Widodo.
Sementara Gandi Adriansyah sebagai pengemudi mobil hanya mengalami luka ringan.
3. Polisi periksa CCTV dan amankan kendaraan

Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani) Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan. Toyota Kijang Innova mengalami kerusakan pada bagian samping kanan depan, kap depan penyok, serta kaca depan retak. Sepeda motor Honda Vario juga mengalami kerusakan dan ringsek.
"Kerugian material mencapai Rp 50 juta," tuturnya.
Polisi masih melanjutkan penyelidikan dengan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga membuat sketsa TKP untuk membantu proses penyidikan.
Barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Polsek Sunggal. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.



















