Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuaca Ekstrem Rusak SUTET 275 kV di Sumut, PLN Kebut 7 Tower Darurat
Pemulihan kelistrikan Sumatra Utara (Sumut) dikebut pasca cuaca ekstrem (Dok. PLN)
  • Cuaca ekstrem 4 Juni 2026 merusak 12 tower transmisi SUTET 275 kV di Sumut, membuat PLN kirim tujuh tower darurat lewat bantuan pesawat Hercules dan Airbus TNI AU.
  • Ratusan personel gabungan bekerja 24 jam untuk bangun tujuh tower emergency dengan target rampung pada 14 Juni 2026, tergantung kondisi cuaca dan akses lokasi.
  • Selama perbaikan berlangsung, PLN menerapkan pengaturan beban bergilir demi menjaga stabilitas daya serta meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan hingga sistem kembali normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
4 Juni 2026

Cuaca ekstrem melanda Sumatera Utara dan menyebabkan sembilan tower transmisi SUTET 275 kV tumbang serta tiga tower lainnya rusak berat.

Jumat

Dua set tower darurat dari Jakarta diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU dan tiba di Sumatera Utara.

7 Juni 2026

Sebanyak tujuh set Tower Emergency PLN telah mendarat di Lanud Soewondo Medan menggunakan pesawat C-130 Hercules dan Airbus A-400M TNI AU untuk mempercepat mobilisasi peralatan.

14 Juni 2026

PLN menargetkan penyelesaian pembangunan seluruh Tower Emergency pada tanggal ini, dengan dukungan ratusan personel yang bekerja selama 24 jam.

kini

Proses pengerjaan masih berlangsung dengan pengaturan beban listrik bergilir diberlakukan kepada pelanggan untuk menjaga stabilitas daya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan pada jaringan SUTET 275 kV di Sumatera Utara, membuat PLN mempercepat pembangunan tujuh tower darurat untuk memulihkan pasokan listrik di wilayah tersebut.
  • Who?
    PLN UID Sumut dipimpin Mundhakir bersama TNI AU yang mengerahkan pesawat C-130 Hercules dan Airbus A-400M. Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea turut mengoordinasikan dukungan logistik udara.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Lanud Soewondo Medan sebagai titik kedatangan tower darurat, kemudian dilanjutkan ke lokasi perbaikan jaringan transmisi di beberapa area terdampak di Sumatera Utara.
  • When?
    Bencana terjadi pada 4 Juni 2026, pengiriman tower berlangsung hingga 7 Juni 2026, dan target penyelesaian pembangunan ditetapkan pada 14 Juni 2026 dengan pengerjaan siaga selama 24 jam.
  • Why?
    Pembangunan tower darurat dilakukan karena sembilan tower transmisi tumbang dan tiga lainnya rusak berat akibat cuaca ekstrem, sehingga mengganggu jalur utama penyaluran listrik SUTET 275 kV di Sumatera Utara.
  • How?
    Tujuh set tower dikirim dari Jakarta, Balikpapan, dan Banjarbaru menggunakan pesawat angkut militer lalu dimobilisasi lewat jalur darat. Ratusan personel bekerja nonstop dengan sistem beban bergilir bagi pelanggan selama perbaikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada angin dan hujan besar yang bikin banyak tiang listrik besar di Sumatera Utara roboh. PLN dan tentara pakai pesawat gede bawa tiang darurat dari kota lain ke Medan. Banyak orang kerja siang malam buat pasang tiang baru biar listrik nyala lagi. Sekarang listrik masih bergantian tapi sebentar lagi mau normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Upaya pemulihan listrik di Sumatera Utara menunjukkan semangat kolaborasi dan tanggung jawab tinggi dari berbagai pihak. Dukungan TNI AU dengan pesawat angkut berat serta kerja tanpa henti ratusan personel PLN mencerminkan koordinasi cepat dan efektif. Langkah ini menegaskan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan layanan dasar masyarakat meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times – Pemulihan kelistrikan Sumatra Utara (Sumut) dikebut pasca cuaca ekstrem. Hingga Minggu, 7 Juni 2026, 7 set Tower Emergency TE milik PLN sudah tuntas mendarat di Lanud Soewondo Medan. Pesawat angkut berat C-130 Hercules dan Airbus A-400M TNI AU diterjunkan untuk mempercepat mobilisasi peralatan strategis.

Tower darurat ini dibutuhkan setelah bencana 4 Juni 2026 menyebabkan 9 tower transmisi tumbang dan 3 tower lainnya rusak berat. Kerusakan mengganggu jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV yang jadi tulang punggung kelistrikan Sumut.

1. Ada 7 tower dari 3 kota dan 2 set terbang pakai hercules dari Jakarta

Pemulihan kelistrikan Sumatra Utara (Sumut) dikebut pasca cuaca ekstrem (Dok. PLN)

Total 7 tower emergency terdiri dari 2 set dari Jakarta, 3 set dari Balikpapan, dan 2 set dari Banjarbaru. Dua set dari Jakarta diterbangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU dan tiba di Sumut sejak Jumat. f4d2

Setibanya di Lanud Soewondo, seluruh tower langsung dimobilisasi lewat jalur darat menuju lokasi perbaikan. Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea menegaskan dukungan ini wujud komitmen TNI AU membantu kebutuhan strategis nasional.

“Dukungan ini wujud komitmen TNI AU hadir membantu penanganan kebutuhan strategis nasional, termasuk percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap sinergi ini percepat normalisasi pasokan listrik di Sumut,” ujar Tiopan.

2. Target 14 Juni dengan ratusan personel kerja 24 Jam

Pemulihan kelistrikan Sumatra Utara (Sumut) dikebut pasca cuaca ekstrem (Dok. PLN)

General Manager PLN UID Sumut Mundhakir mengawal langsung proses kedatangan tower. Ia menyebut 3 tower sebelumnya sudah tahap pembangunan, sisanya segera dimobilisasi ke lokasi kerja.

“Hari ini seluruh tujuh tower emergency sudah berada di Sumut. Tiga tower sebelumnya sudah tahap pembangunan, sisanya segera dimobilisasi ke lokasi pekerjaan untuk percepat pemulihan sistem,” kata Mundhakir.

Saat ini ratusan personel gabungan disiagakan 24 jam untuk menyelesaikan konstruksi darurat. Target penyelesaian pembangunan Tower Emergency ditetapkan 14 Juni 2026, dengan catatan cuaca dan akses lokasi mendukung.

3. Pengaturan beban bergilir masih berlaku

Pemulihan kelistrikan Sumatra Utara (Sumut) dikebut pasca cuaca ekstrem (Dok. PLN)

Selama proses pengerjaan, PLN memberlakukan pengaturan beban listrik bergilir kepada pelanggan untuk jaga stabilitas daya. Mundhakir memohon maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan.

“Kami paham listrik kebutuhan utama masyarakat. Seluruh personel terus kerja tanpa henti agar sistem cepat pulih. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan sebagian pelanggan selama proses penanganan berlangsung,” tutup Mundhakir.

PLN akan update perkembangan pemulihan lewat kanal resmi. Pelanggan bisa cek info atau lapor gangguan via aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

Editorial Team

Related Article