Pekanbaru, IDN Times - Yuniarto resmi dicopot dari jabatannya selaku Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Provinsi Riau. Pencopotan jabatan tersebut imbas dari kaburnya seorang narapidana kasus Narkoba Ibnu Satya Dharma beberapa waktu lalu.
Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Provinsi Riau Rudi Fernando Sianturi.
"Benar, beliau (Yuniarto) ditugaskan ke Sulawesi Barat," Senin (10/8/2026).
"Penggantinya (Kalapas Pekanbaru yang baru) Eko Ari Wibowo, dari Sulawesi Barat," sambungnya.
Rudi menerangkan, pencopotan jabatan tersebut, berdasarkan hasil dari tindak lanjut pemeriksaan internal atas kaburnya narapidana tersebut.
"Beliau dimutasi atas tindak lanjut hasil pemeriksaan internal," terangnya.
Di wilayah timur, Yuniarto diberi jabatan sebagai Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Ditjenpas Provinsi Sulawesi Barat.
Diketahui, Ibnu berhasil kabur dari Lapas Pekanbaru setelah dibawa keluar oleh tiga petugas sipir. Awalnya, Ibnu dibawa berobat dan kontrol kesehatan ke RS PMC Pekanbaru. Namun, dikarenakan dokter yang biasa memeriksa kesehatannya tidak ada, Ibnu lantas meminta kepada tiga petugas sipir untuk membawanya pulang ke rumahnya, di Perumahan Hangtuah Home, Jalan Sialang Bungkuk, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru
Setibanya dirumah Ibnu, petugas sipir kemudian meninggalkannya dan pergi sebentar untuk makan. Setelah selesai makan, petugas sipir kembali ke rumah Ibnu. Setibanya petugas sipir dirumahnya, Ibnu bersama istrinya telah kabur melarikan diri.
