ilustrasi asap karhutla yang menyebar ke negara tetangga (commons.wikimedia.org/Jacklee)
Sementara itu, Sumatra Utara tidak teridentifikasi sebagai wilayah sebaran asap. Arah angin juga menunjukkan asap dari Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung cenderung bergerak ke arah barat laut.
“Tidak terdeteksi sebaran asap Karhutla di wilayah Sumatera Utara maupun yang mengarah ke Kota Medan,” ujar Putri.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang mencium bau asap atau melihat udara berkabut di Kota Medan belum dapat langsung menyimpulkan bahwa kondisi tersebut berasal dari paparan asap karhutla.
Putri menjelaskan, kondisi udara yang dirasakan masyarakat bisa saja berasal dari polusi lokal atau kondisi atmosfer yang menyebabkan polutan lebih terkonsentrasi di permukaan.
“Jadi belum tentu merupakan asap Karhutla. Apalagi beberapa hari terakhir pemberitaan terkait Karhutla dan sebaran asap di wilayah Sumatera cukup banyak, sehingga masyarakat menjadi lebih waspada dan cenderung mengaitkan kondisi udara yang berbau asap dengan Karhutla,” katanya.