Stasiun kereta api Mambang Muda (Dok. Divre I KAI Sumut)
Ketergantungan masyarakat pada stasiun ini makin tinggi. Mei 2026, sebanyak 4.321 pelanggan gunakan layanan KA dari Stasiun Mambang Muda. Naik 17% dibanding Mei 2025 yang 3.688 pelanggan.
Secara kumulatif Januari-Mei 2026, volume penumpang capai 23.156 orang. Tumbuh 21% dari periode sama tahun lalu sebanyak 19.183 pelanggan.
Melalui KA Sribilah Utama dan Sribilah Fakultatif, stasiun ini menghubungkan Labura langsung ke koridor ekonomi utama Kisaran–Medan. KA Sribilah Utama melayani kelas Eksekutif-Bisnis relasi Medan–Rantauprapat dan berhenti di Mambang Muda pukul 19.56-19.58 WIB dari arah Medan.
Konektivitas ini berdampak positif ke sektor perkebunan sawit dan karet yang jadi penopang ekonomi Labura. Sekaligus mempermudah wisatawan berkunjung ke sekitar Aek Kanopan.
“Peningkatan minat masyarakat ini kami respons sebagai amanah untuk terus berinovasi. KAI Divre I Sumut berkomitmen penuh meningkatkan fasilitas pelayanan di Stasiun Mambang Muda demi pengalaman bermobilisasi yang semakin menyenangkan bagi masyarakat Labura,” pungkas Anwar.