AZKO menyediakan berbagai pilihan baterai rechargeable, salah satunya KRISBOW Baterai Rechargeable AA Set 4 pcs (Dok. AZKO)
Setelah masa pakainya selesai, baterai termasuk sampah elektronik yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun B3, sehingga perlu dikelola secara khusus. Hal ini diatur dalam Permen LHK No. 9 Tahun 2024, yang mencantumkan baterai sel kering lithium, non-lithium, dan sel basah sebagai contoh barang elektronik rusak dan/atau tidak digunakan lagi yang mengandung B3.
Pentingnya pengelolaan tersebut juga ditegaskan oleh World Health Organization WHO dalam laporan Throwing Away Our Health 2025. Baterai disebut sebagai salah satu jenis sampah elektronik yang mengandung bahan kimia berbahaya, seperti timbal, merkuri, lithium, dan kadmium.
Jika tidak dikelola tepat, bahan tersebut dapat mencemari udara, tanah, dan air. Paparan bahan berbahaya dari e-waste juga dikaitkan dengan gangguan perkembangan saraf dan kognitif pada anak-anak.
Ketika baterai sudah tidak digunakan, masyarakat dapat menyalurkannya melalui program BISA BAIK Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik dengan AZKO. Program yang telah berjalan sejak 2023 ini menyediakan dropbox di 24 toko AZKO yang tersebar di 17 kota, termasuk Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Balikpapan, Palembang, Bali, Manado, dan Banjarmasin.
Dropbox tersebut digunakan untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah elektronik dari merek apa pun, termasuk baterai dan perangkat elektronik lainnya. Sebagai bentuk apresiasi, AZKO memberikan diskon tambahan 10 persen untuk setiap pembelian produk elektronik pilihan di AZKO.
Head of Corporate Communications and Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Melinda Pudjo, mengatakan, komitmen keberlanjutan berarti bertanggung jawab atas produk yang dihadirkan, tidak hanya saat digunakan, tetapi hingga akhir masa pakainya.
"Bagi kami, komitmen keberlanjutan berarti bertanggung jawab atas produk yang kami hadirkan, tidak hanya saat digunakan, tetapi hingga akhir masa pakainya. Karena itu, kami berupaya menghadirkan pilihan produk yang membantu masyarakat menggunakannya secara lebih bijak, sekaligus menyediakan akses penyaluran bagi perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai melalui BISA BAIK dengan AZKO," ungkap Melinda.
"Melalui upaya ini, kami ingin mendorong kesadaran dan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab, baik dari sisi konsumen maupun kami sebagai penyedia produk," pungkasnya.
Dengan penggunaan baterai yang lebih baik, memeriksa kondisinya sebelum mengganti, serta menyalurkannya ke BISA BAIK dengan AZKO ketika tidak lagi terpakai, masyarakat dapat memulai langkah sederhana untuk turut menjaga kesehatan dan kelestarian lingkungan.