Protes Jalan Rusak, Warga Binjai Pasang Plang di Jalan Berlubang

- Lubang di Jalan Perintis Kemerdekaan sangat membahayakan warga pengguna jalan, terutama pada malam hari karena kurang penerangan.
- Kadis PUTR akan melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan dan warga berharap agar Pemko segera memperbaiki jalan untuk mencegah kecelakaan.
- Pemasangan plang oleh warga merupakan bentuk kritik keras terhadap Pemerintah Kota Binjai, menuntut perbaikan jalan yang dinilai mengancam keselamatan masyarakat.
Binjai, IDN Times - Masyarakat pengguna jalan kesal dengan jalan berlubang menganga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatra Utara. Bentuk kekesalan sekaligus protes ini dilampiaskan mendirikan plang di lubang yang menganga.
"Dinas PU Kota Binjai banyak jalan berlubang sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan apa kerja kalian Dinas PU Binjai" isi tulisan plang.
1. Lubang yang menganga sangat membahayakan warga pengguna jalan

Dengan kondisi jalan yang belubang ini, tentu sangat membahayakan bagi pengguna jalan terlebih ketika malam hari karena kurang penerangan. "Makin banyak jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan ini. Heran kami, apa susahnya menambal lubang yang menganga," kata Yuli warga sekitar dengan nada kesal, Rabu (14/1/2026).
"Sudah beberapa kali pengendara sepeda motor terjatuh akibat lubang. Itupun plang yang dipasang di dalam lubang diletakkan. Biar pengendara sepeda motor tau agar tak masuk ke dalam lubang," timpal Yuli.
2. Kadis PUTR mengaku akan melakukan pengecekan terhadap kondisi jalan

Dengan kondisi jalan yang kian mengkhawatirkan. Warga berharap agar Pemerintah Kota (Pemko) khususnya Dinas PUTR Binjai, dapat segera memperbaiki jalan. Dengan harapan agar tidak ada warga terperosok kedalam lubang dan mengakibatkan kecelakaan atau korban jiwa.
Menyikapi kondisi jalan ini, Kepala Dinas PUTR Binjai Wahyu Umara saat dikonfirmasi mengaku, akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan.
"Coba akan saya cek data di kantor dan lapangan. Berhubung saya tiga hari ini masih ada urusan di rumah sakit. Terima kasih atas pengertiannya," tegas Wahyu singkat.
3. Pemasangan plang, merupakan bentuk kritik keras kepada pemerintahan kota binjai

Di sisi lain, Pengamat Sosial Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute, Abdul Rahim Daulay, menilai aksi warga yang memasang plang protes di Jalan Perintis Kemerdekaan, merupakan bentuk kritik keras terhadap Pemerintah Kota Binjai, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU).
"Tindakan warga tersebut mencerminkan akumulasi kekecewaan akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Akan tetapi belum mendapat penanganan serius. Jalan yang rusak dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengendara. Nyawa masyarakat harus diutamakan dengan perbaiki jalan berlubang," kata Rahim.
Rahim pun menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi serta sosial warga. Oleh karena itu, perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
"Saya menilai seharusnya pejabat tersebut segera turun langsung ke lapangan untuk mendata seluruh ruas jalan rusak di Kota Binjai, sejalan dengan instruksi Wali Kota Binjai yang menekankan fokus pada perbaikan infrastruktur. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah muncul aksi protes atau sorotan publik," tegas Rahim.


















