Pelaku Begal Perempuan Tua Dalam Angkot di Medan Ditangkap Polisi

Medan, IDN Times - Belakangan ini beberapa kali terjadi aksi perampokan di dalam angkutan umum kota (angkot) di Jalan Yos Sudarso, Kota Medan. Sasaran dari para pelaku adalah penumpang angkot yang kebetulan berada di dalam sendirian.
Saat menjalankan aksinya, pelaku turut menggunakan senjata tajam. Hal ini dimaksudkan untuk mengancam korbannya yang agar ketakutan dan menyerahkan harta benda.
1. Polisi tangkap remaja pelaku pembegalan di dalam angkot Medan

Kapolsek Medan Belawan AKP Ponijo membenarkan aksi pembegalan di dalam angkot yang terjadi di wilayah hukumnya. Kamis (23/4/2026) pihaknya telah menangkap salah satu pelaku.
"Polsek Belawan mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Hotel Budi, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. Penangkapan terhadap pelaku juga sudah dilakukan," kata Ponijo, Kamis (23/4/2026).
Tersangka yang diamankan berinisial AY (22 tahun). Ia teridentifikasi merupakan warga yang bermukim di Kelurahan Belawan Bahari, Medan Belawan.
"Sementara itu, satu orang rekannya masih dalam pengejaran petugas," lanjut Ponijo.
2. Pelaku todongkan pisau ke penumpang yang merupakan seorang perempuan tua

Kapolsek Medan Belawan menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/3/2026) lalu sekitar pukul 20.55 WIB. Sasaran para pelaku adalah seorang penumpang berusia 61 tahun yang berada di dalam angkot seorang diri.
“Awalnya korban berinisial AH menaiki angkot nomor 81 dengan tujuan Belawan. Setibanya di depan Hotel Budi, dua orang pelaku naik ke dalam angkot dan langsung menodongkan pisau ke arah korban sambil mengancam,” rinci Ponijo.
Diselimuti rasa takut dan panik usai ditodong pisau, korban yang ternyata merukan wanita lanjut usia hanya bisa pasrah. Meskipun ia berteriak, tak ada seorang pun yang berani menolong.
“Pelaku mengancam, 'sini tasmu, kutikam kau nanti!'. Korban pun sempat berteriak, namun tidak ada yang menolong. Setelah berhasil merampas tas korban, barulah pelaku langsung turun dan melarikan diri ke belakang Hotel Budi,” bebernya.
3. Tersangka mengaku bahwa dirinya sudah melakukan aksi pembegalan selama 3 kali

Kapolsek Medan Belawan mengatakan bahwa tak lama usai kejadian pembegalan, korban langsung melaporkan kasus ini. Polisi pun melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku setelah hampir sebulan bersembunyi.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, kami mendapatkan informasi keberadaan tersangka di wilayah Kelurahan Belawan Bahari dan langsung melakukan pengejaran hingga diamankan," jelas Ponijo.
Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui perbuatannya melakukan aksi begal tersebut bersama satu orang rekannya. Saat ini, polisi juga tengah mengejar satu pelaku lain yang berstatus buronan.
"Selain itu, yang bersangkutan juga mengakui terlibat dalam aksi begal di tiga lokasi lainnya bersama kelompoknya,” pungkas Ponijo.


















