Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bantuan Darurat Makanan Disalurkan pada 650 Pengungsi Erupsi Sinabung
SPPG bagikan makanan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo (Dok. KPPG Medan)
  • BGN melalui SPPG tetap menyalurkan Makanan Bergizi Gratis bagi warga terdampak erupsi Sinabung, dengan peninjauan distribusi di posko pengungsian Desa Sukatepu pada 2 September 2026.
  • Sebanyak 2.208 siswa tetap menerima MBG, sementara pengungsi dan personel mendapat distribusi bertahap pada 1–2 September, termasuk susu untuk mendukung kebutuhan gizi.
  • Pemkab Karo melengkapi fasilitas umum, sosial, dan dapur umum; penanganan pengungsi melibatkan kolaborasi BGN, BNPB, TNI, perangkat daerah, DPRD, serta koordinator wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (1/9/2026) malam

SPPG menyalurkan makanan kepada 650 pengungsi dan 150 personel di posko pengungsian.

Selasa (2/9/2026)

Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak dan Bupati Karo Antonius Ginting meninjau penyaluran MBG di posko pengungsian Desa Sukatepu.

Selasa (2/9/2026) pagi

SPPG kembali menyalurkan makanan kepada 650 pengungsi dan 150 personel.

Siang harinya

Makanan diberikan kepada 200 personel.

malam hari

Makanan diberikan kepada 210 personel.

Kamis (3/9/2026)

Donal Simanjuntak menyatakan KPPG Medan mengoordinasikan SPPG di wilayah terdampak untuk menyesuaikan layanan MBG dengan kebutuhan pengungsi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    SPPG menyalurkan Makanan Bergizi Gratis dan susu kepada pengungsi erupsi Gunung Sinabung, sambil melanjutkan layanan bagi 2.208 siswa penerima manfaat di sekolah.
  • Who?
    BGN melalui KPPG Medan dan SPPG, Pemkab Karo, Dandim 0205/TK, BNPB, UPTD, DPRD Karo, serta para koordinator terlibat dalam penanganan pengungsi.
  • Where?
    Penyaluran berlangsung di wilayah terdampak erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, termasuk posko pengungsian Desa Sukatepu.
  • When?
    Makanan disalurkan pada malam 1 September 2026 serta pagi, siang, dan malam 2 September 2026. Peninjauan posko dilakukan Selasa, 2 September 2026.
  • Why?
    Pelayanan gizi disesuaikan dengan situasi kedaruratan erupsi Gunung Sinabung untuk memenuhi kebutuhan pengungsi dan menjaga layanan MBG bagi siswa tetap berjalan.
  • How?
    KPPG Medan mengoordinasikan SPPG sekitar wilayah terdampak, mengalihkan sebagian penerima manfaat ke pengungsian, dan menyalurkan makanan serta susu bertahap sesuai kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gunung Sinabung meletus dan banyak orang di Karo mengungsi ke Desa Sukatepu. Petugas dari BGN dan SPPG membagikan makanan sehat dan susu. Anak-anak sekolah juga tetap dapat makanan. Donal Simanjuntak dan Bupati Karo Antonius Ginting melihat pembagian makanan. Pemerintah Karo juga menyiapkan dapur umum untuk para pengungsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons darurat di Kabupaten Karo menunjukkan layanan gizi dapat tetap menjangkau kelompok yang membutuhkan tanpa menghentikan dukungan bagi siswa. Penyesuaian distribusi, pemberian susu, kesiapan dapur umum, serta keterlibatan pemerintah daerah dan berbagai lembaga mencerminkan koordinasi yang terarah untuk menjaga kebutuhan dasar pengungsi selama situasi kedaruratan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak bersama Bupati Karo dr. Antonius Ginting meninjau langsung penyaluran MBG di posko pengungsian Desa Sukatepu, Selasa (2/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan pemenuhan gizi tetap berjalan di tengah situasi kedaruratan akibat bencana.

“Dalam situasi kedaruratan akibat erupsi Gunung Sinabung, KPPG Medan mengoordinasikan SPPG di sekitar wilayah terdampak untuk menyesuaikan pelayanan MBG dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujar Donal Simanjuntak, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, penyesuaian dilakukan sesuai Surat Edaran Kepala BGN Nomor 15 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dalam Situasi Kedaruratan Akibat Bencana. Salah satunya melalui pengalihan penerima manfaat kepada masyarakat di lokasi pengungsian.

1. Ada 2.208 siswa tetap terlayani, pengungsi juga dapat MBG

SPPG bagikan makanan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo (Dok. KPPG Medan)

Kepala SPPG Karo Simpang Empat Ndokum Siroga Claudio Alvarez Ginting menjelaskan, distribusi MBG kepada penerima manfaat di sekolah tetap berjalan dengan jumlah 2.208 penerima.

Sementara untuk posko pengungsian, penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan.

2. Selain makanan bergizi, SPPG juga menyalurkan susu

SPPG bagikan makanan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo (Dok. KPPG Medan)

Pada Senin (1/9/2026) malam, makanan disalurkan kepada 650 pengungsi dan 150 personel. Pada Selasa (2/9/2026) pagi, kembali disalurkan kepada 650 pengungsi dan 150 personel.

Siang harinya diberikan kepada 200 personel, dan malam hari kepada 210 personel.

Selain makanan bergizi, SPPG juga menyalurkan susu bagi masyarakat di posko pengungsian sebagai dukungan pemenuhan kebutuhan gizi.

3. Pemkab Karo lengkapi fasilitas, ada dapur umum

SPPG bagikan makanan kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo (Dok. KPPG Medan)

Bupati Karo dr. Antonius Ginting menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Karo telah melengkapi fasilitas umum dan sosial, termasuk dapur umum, untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Karo secepatnya sudah melengkapi fasilitas umum dan sosial, termasuk dapur umum. Di sini juga ada kolaborasi yang sangat baik dengan Badan Gizi Nasional (BGN),” kata Bupati Karo.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemkab Karo dengan Dandim 0205/TK, UPTD Pemkab Karo, anggota DPRD Kabupaten Karo, BNPB, BGN, Koordinator Wilayah, Koordinator Kecamatan, serta Kepala SPPG.

BGN memastikan pelayanan pemenuhan gizi tetap berjalan bagi penerima manfaat di sekolah sekaligus menjangkau masyarakat yang membutuhkan di lokasi pengungsian melalui kolaborasi lintas pihak tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article