Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
 Anggota DPR Husni Kembali Pimpin Aceh Sepakat, Ini Programnya
Husni kembali memimpin Aceh Sepakat dari hasil Mubes XII Aceh Sepakat (dok.Aceh Sepakat)
  • H.M. Husni terpilih aklamasi memimpin DPP Aceh Sepakat periode 2025–2030 dalam Mubes XII di Medan, atas dukungan pengurus cabang dan daerah di Sumatera Utara.

  • Kepengurusan baru akan fokus mengembangkan organisasi, memberdayakan masyarakat Aceh perantauan melalui bantuan, pembinaan, dan UMKM, serta berkoordinasi dengan Pemprov Sumut dan kepala daerah.

  • Mubes mengamanahkan verifikasi ulang aset, termasuk Rumah Sakit Malahayati, Balai Raya, panti asuhan, dan sekolah, agar status serta pengelolaannya sesuai amanah masyarakat Aceh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times- H.M. Husni kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat untuk periode 2025–2030. Anggota DPR RI yang menjabat Kapoksi Komisi VIII itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) XII Aceh Sepakat di Hotel Syariah Grand Jamee, Medan, Sabtu (24/10).

Usai terpilih Husni menyebut kepercayaan yang diberikan oleh para pengurus daerah dan cabang sebagai amanah yang harus dijalankan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepada saya. Ini merupakan permintaan dari DPC dan DPD di Sumatera Utara,” kata Husni.

1. Kembangkan organisasi dan pemberdayaan masyarakat Aceh di Sumut

Husni kembali memimpin Aceh Sepakat dari hasil Mubes XII Aceh Sepakat (dok.Aceh Sepakat)

Ia mengatakan, kepengurusan mendatang akan diarahkan pada pengembangan organisasi sekaligus pemberdayaan masyarakat Aceh yang tergabung dalam Aceh Sepakat. Sejumlah program yang disiapkan mencakup pemberian bantuan, pembinaan, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Husni menilai Aceh Sepakat memiliki peran strategis dalam mempererat persatuan masyarakat perantauan asal Aceh di Sumatera Utara. Selain menjaga kebersamaan, organisasi tersebut diharapkan dapat mendorong kontribusi masyarakat Aceh terhadap pembangunan daerah.

Ia menyebut masyarakat Aceh di Sumatera Utara telah berkiprah di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, akademisi, politik, hingga TNI dan Polri.

“Kita akan terus menyatukan para perantau dari Aceh di Sumatera Utara. Masyarakat Aceh memiliki potensi untuk ikut membangun Sumatera Utara,” ujarnya.

2. Akan beraudisensi dengan Pemprov Sumut

Husni kembali memimpin Aceh Sepakat dari hasil Mubes XII Aceh Sepakat (dok.Aceh Sepakat)

Husni juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara terhadap Aceh Sepakat. Untuk memperkuat koordinasi, kepengurusan mendatang berencana melakukan audiensi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Sebagai anggota DPR RI yang bertugas di Komisi VIII, Husni turut menyatakan komitmennya untuk membantu masyarakat Sumatra Utara melalui berbagai bentuk bantuan dan pembinaan.

3. Verifikasi ulang aset-aset Aceh Sepakat

Sekum Aceh Sepakat Bahrumsyah (dok.Aceh Sepakat)

Selain memilih ketua umum, Mubes XII juga menyoroti pentingnya verifikasi ulang aset organisasi agar pengelolaannya sesuai dengan amanah masyarakat Aceh.

Sekretaris Umum DPP Aceh Sepakat sekaligus Pimpinan Sidang Mubes XII, H.T. Bahrumsyah, mengatakan musyawarah berlangsung lancar dengan sejumlah agenda yang telah dibahas dan disepakati peserta.

Salah satu agenda penting kepengurusan mendatang adalah memeriksa kembali aset-aset milik Aceh Sepakat. Aset tersebut meliputi Rumah Sakit Malahayati, Balai Raya Aceh Sepakat, sejumlah yayasan panti asuhan, serta beberapa sekolah yang statusnya belum seluruhnya diverifikasi.

“Peserta Mubes telah mengamanahkan kepada ketua umum terpilih agar seluruh aset dapat kembali kepada masyarakat Aceh,” ujar Bahrumsyah.

Menurutnya, verifikasi diperlukan untuk memastikan keberadaan dan status aset organisasi sehingga pengelolaannya dapat dilakukan sesuai dengan keputusan musyawarah.

Mubes XII Aceh Sepakat diikuti 20 utusan dari kabupaten/kota di Sumatera Utara, dengan total sekitar 100 peserta dan peninjau. Forum tersebut juga menetapkan enam anggota formatur untuk menyusun kepengurusan DPP Aceh Sepakat periode 2025–2030 serta memilih enam anggota formatur Dewan Musapat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article