Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Akan Buka 24 Jam, Ada 281 Masjid Ramah Pemudik di Sumut
Ilustrasi masjid. (IDN Times/Prayugo Utomo)
  • Kementerian Agama menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah gratis bagi pemudik, berlangsung dari H-7 hingga H+7 Idulfitri melalui program Ekspedisi Masjid Indonesia 2026.
  • Di Sumatera Utara, sebanyak 281 masjid disiapkan sebagai rest area 24 jam di jalur mudik, termasuk Masjid Taqwa Simalungun, Al Munawwarah Batubara, dan Al Huda Asahan.
  • Program ini menekankan kebersihan toilet, ketersediaan air wudhu, keamanan parkir, serta penanda khusus agar pemudik mudah mengenali masjid yang berpartisipasi selama masa mud
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
H-7 hingga H+7 Idulfitri

Program Ekspedisi Masjid Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung selama periode ini, menyediakan tempat singgah gratis bagi pemudik di ribuan masjid seluruh Indonesia.

kini

Kementerian Agama dan Kanwil Sumatera Utara sedang menyiapkan 281 masjid ramah pemudik. Koordinasi dilakukan dengan Kemenag kabupaten/kota dan KUA untuk memastikan kesiapan fasilitas, kebersihan, serta penanda khusus di jalur utama menjelang masa mudik Idul Fitri 1447 H.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kementerian Agama menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia, termasuk 281 di Sumatera Utara, sebagai tempat singgah gratis bagi pemudik dalam program Masjid Ramah Pemudik.
  • Who?
    Program ini dijalankan oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan didukung oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara bersama Sakoanda Siregar.
  • Where?
    Masjid-masjid berada di jalur mudik seluruh Indonesia, dengan titik utama di Sumatera Utara seperti Masjid Taqwa Simalungun, Masjid Al Munawwarah Batubara, dan Masjid Al Huda Asahan.
  • When?
    Pelaksanaan program direncanakan mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri 1447 Hijriah dan berlaku selama masa arus mudik serta balik Lebaran tahun ini.
  • Why?
    Tujuannya untuk memberikan kemudahan bagi pemudik yang membutuhkan tempat beribadah dan beristirahat dengan aman, nyaman, serta fasilitas yang memadai selama perjalanan mudik.
  • How?
    Masjid dibuka 24 jam sebagai rest area dengan fasilitas ibadah, toilet bersih, air wudhu cukup, area parkir aman, serta penanda khusus agar mudah dikenali oleh
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times - Kementerian Agama tengah menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah gratis bagi pemudik. Program ini diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, melalui Ekspedisi Masjid Indonesia 2026. Program ini direncanakan berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Idulfitri. Masjid di jalur mudik difungsikan sebagai tempat transit yang buka 24 jam.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara melalui Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar, menyampaikan bahwa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatra Utara telah berkoordinasi bersama satuan kerja se-Sumatera Utara siap mendukung program Masjid ramah pemudik jelang masa mudik Idul Fitri 1447 H.

1. Masjid akan menjadi rest area yang akan buka 24 jam di jalur mudik

Mesjid. (pexels.com/Muhammed Enes Sevim)

Sakoanda memaparkan bahwa saat ini koordinasi dalam rangka kesiapan Masjid telah dilakukan dengan satuan kerja mulai dari Kemenag Kab/Kota dan KUA.

“Sejumlah 281 masjid kita arahkan untuk mendukung program ramah mudik, Masjid akan menjadi rest area yang akan buka 24 jam di jalur mudik. Ada beberapa masjid mungkin yang akan sangat ramai pada masa mudik mendatang, Masjid Taqwa di Simalungun, akan menjadi rest area 24 jam yang ramah pemudik, yang akan melayani pemudik yang melintas di Sumatra dengan fasilitas fasilitas yang memadai. Kawasan Simalungun ini, relatif menjadi medium antara pemudik yang melintas dari Medan menuju kawasan Selatan, begitupun sebaliknya,” ungkapnya.

2. Berikan kemudahan bagi pemudik

ilustrasi masyarakat berkumpul di mesjid (pexels.com/Rayn L)

Lanjutnya, Program Masjid Ramah Pemudik bertujuan mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat layanan umat, khususnya bagi masyarakat yang melintasi jalur mudik.

Masjid didorong untuk membuka akses selama 24 jam guna memberikan kemudahan bagi pemudik yang membutuhkan tempat beribadah maupun beristirahat. Selain itu, pengurus masjid juga diimbau untuk menjaga keamanan lingkungan masjid, termasuk area parkir kendaraan, agar para pemudik merasa aman dan nyaman.

3. Diharapkan memastikan kebersihan toilet serta ketersediaan air wudhu yang memadai bagi para jamaah

ilustrasi tanda menuju toilet (pexels.com/Hafidz Alifuddin)

Pengelola Masjid diharapkan memastikan kebersihan toilet serta ketersediaan air wudhu yang memadai bagi para jamaah. Fasilitas yang bersih dan terawat akan memberikan kenyamanan sekaligus mencerminkan citra positif masjid sebagai rumah ibadah yang ramah bagi semua kalangan.

“ Selain di Masjid Taqwa Kabupaten Simalungun juga ada Masjid Al Munawwarah di Kabupaten Batubara dan Masjid Al Huda di Kabupaten Asahan. Kita juga berharap pengelola masjid pada jalur lintas tersebut siap bekerja sama dalam memberikan layanan bagi pemudik yang melintas mulai dari penyiapan rest area 24 jam, toilet yang bersih, parkir dan lingkungan yang nyaman untuk istirahat dan ibadah," jelas Sakoanda.

Dia juga menambahkan, agar mudah dikenali, Masjid yang berpartisipasi akan diberi penanda khusus di jalur utama sehingga pemudik dapat singgah tanpa ragu.

“Nanti ada spanduk yang kita pasang di area Masjid, area mudik ini 24 jam, pemudik tidak bisa kita prediksi jam berapa saja, untuk itu masjid akan buka 24 jam dan nanti bisa lihat spanduk, sehingga yakin bahwa masjid tetap terbuka pada jam berapa pun, koordinasi akan terus kita lakukan jelang masa mudik Idul Fitri 1447 H," ungkapnya.

Editorial Team