Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Besar Liga 4 Sumut: Binjai City Unggulan, Pelita MS Main Lepas
Binjai City Sport Club duel kontra PS Kwarta di Lapangan Cadika Medan, Rabu (1/4/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)
  • Binjai City tampil sebagai tim paling dominan dengan lima kemenangan beruntun dan kondisi pemain yang sepenuhnya fit jelang laga penting di Grup E.
  • Manajer Binjai City menekankan fokus dan kewaspadaan agar status unggulan tidak menjadi beban, sambil mengantisipasi serangan balik lawan.
  • Pelita Medan Soccer datang tanpa tekanan, mengandalkan semangat juang tinggi dan bermain lepas untuk menciptakan kejutan melawan tim favorit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Hari kedua Babak 6 Besar Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara musim 2025/2026 bukan sekadar lanjutan pertandingan—ini adalah panggung pembuktian. Stadion Unimed, Deliserdang, Kamis (9/4/2026), akan menjadi saksi apakah status unggulan benar-benar berarti, atau justru runtuh oleh kejutan.

Dua laga krusial siap mengguncang. Gumarang FC menghadapi Batubara United di Grup D dalam duel hidup-mati menjaga peluang semifinal. Namun sorotan utama tertuju pada satu laga panas: Binjai City Sport Club kontra Pelita Medan Soccer di Grup E. Ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah benturan dua cerita berbeda.

1. Binjai City tim paling meyakinkan

Binjai City Sport Club duel kontra PS Kwarta di Lapangan Cadika Medan, Rabu (1/4/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)

Binjai City datang dengan aura superior. Lima kemenangan beruntun di fase grup menjadikan mereka tim paling meyakinkan sejauh ini—sebuah mesin kemenangan yang digadang-gadang sebagai calon juara. Tapi justru di titik ini, tekanan terbesar mulai muncul: mampukah mereka menjaga dominasi.

Manajer Binjai City, Ferdy Yupa, percaya timnya berada dalam kondisi ideal. Rotasi pemain di laga terakhir membuat skuad inti tetap segar untuk laga penting ini.

“Kondisi pemain kita 100 persen fit. Kita sangat siap dan optimistis bisa ambil tiga poin,” ujarnya.

2. Binjai City tak mau terlena dengan status favorit

Binjai City Sport Club duel kontra PS Kwarta di Lapangan Cadika Medan, Rabu (1/4/2026) (Dok.Liga 4 Sumut)

Kekuatan merata di semua lini serta kehadiran pemain berpengalaman menjadi senjata utama Binjai City. Namun, Ferdy sadar betul bahwa status unggulan bisa menjadi pisau bermata dua.

“Kita sudah antisipasi serangan balik mereka. Tapi yang paling penting pemain tetap fokus dan tidak terbebani,” tambahnya.

3. Pelita bermain lepas

Pelita Medan Soccer merayakan kemenangan atas Satria Muda pada penyisihan terakhir Liga 4 Piala Gubernur Sumut 2026 (dok.Liga 4 Sumut)

Di kubu lawan, Pelita Medan Soccer hadir tanpa beban, tapi penuh perlawanan. Lolos secara dramatis lewat keunggulan head to head, mereka membawa satu hal yang kerap tak terbaca di atas kertas—mental bertarung.

Pelita Medan justru menikmati peran sebagai kuda tim. Founder tim, Benny Tomasoa, menegaskan tidak ada rasa gentar menghadapi tim favorit. “Tidak ada yang perlu ditakuti. Semua tim sama. Kita siap fight,” tegasnya.

Tanpa target muluk, Pelita justru bermain lebih lepas. Filosofi sederhana: kerja keras, tampil maksimal, dan menciptakan kejutan.

Editorial Team