Medan, IDN Times - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Medan pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 19.00–21.00 WIB menyebabkan sedikitnya 30 pohon tumbang di 27 lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Medan, Melvi, menjelaskan kondisi cuaca ekstrem itu telah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Merangkum data Ikhtisar Cuaca tanggal 18 Agustus 2026 yang dirilis BMKG, terdapat daerah pertemuan angin atau konfluensi yang terbentuk di Sumatra bagian utara dan pesisir utara Aceh. Selain itu, labilitas lokal kuat terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Riau.
“Kondisi tersebut menyebabkan status WASPADA untuk Sumatera Utara berupa hujan sedang hingga lebat pada tanggal 18 dan 19 Agustus 2026. Kondisi cuaca ini sedikit memberikan penjelasan atas hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Medan,” ujar Melvi pada IDN Times, Rabu (19/8/2026).
Petugas DLH Kota Medan mengevakuasi pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang di salah satu ruas jalan Kota Medan (Dok. DLH Medan)
