Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
150 Rumah di Medan Johor Dihantam Puting Beliung, 2 Rusak Parah
Rumah di Medan Johor roboh akibat diterpa angin kencang, Selasa (18/8/2026) dok.IDN Times
  • Puting beliung disertai hujan deras melanda Medan Johor pada malam hari, terutama Kelurahan Sukamaju dan Titi Kuning, dengan 150 rumah terdampak.
  • Dua rumah semi permanen rusak berat, 17 rusak sedang, dan 131 rusak ringan; tidak ada korban jiwa, sementara seorang lansia terluka lalu mendapat perawatan medis.
  • BPBD, kepolisian, dan Brimob menyiapkan pengungsian, bantuan darurat, air bersih, pengamanan, dapur umum, serta kendaraan water treatment untuk kebutuhan warga terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Bencana angin puting beliung disertai hujan deras melanda kawasan Kota Medan pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa ini berdampak signifikan pada pemukiman warga.

Kecamatan Medan Johor menjadi titik kerusakan terparah, melingkupi dua wilayah yaitu Kelurahan Sukamaju dan Kelurahan Titi Kuning.

1. Sebanyak 150 rumah terdampak, 2 unit di antaranya rusak berat

Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak. dok.IDN Times

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara bersama Forkopimcam, tercatat ada 150 rumah warga yang terdampak bencana tersebut.

"Data ini masih dinamis dan bisa berkembang. Dari 150 rumah terdampak, kami mengklasifikasikannya menjadi tiga kategori, yaitu 2 unit rumah rusak berat karena bangunan semi permanen yang hancur total, 17 unit rumah rusak sedang dengan plafon dan genteng yang ambruk, serta 131 unit rumah rusak ringan," ujar Calvijn, Rabu (19/8/2026).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, seorang lansia berjenis kelamin laki-laki sempat mengalami luka di kepala akibat tertimpa kayu bangunan dan telah mendapatkan penanganan medis.

"Sudah diantar ke rumah sakit dan tadi saya sudah bertemu, beliau sudah ada di rumahnya," lanjutnya.

2. Petugas bangun fasilitas pendukung dan jamin pasokan air bersih

Posko pengungsi yang dibangun BPBD di Medan Johor, Kamis (19/8/2026). dok.IDN Times

Untuk membantu para korban, BPBD langsung mendirikan tenda pengungsian serta menyalurkan bantuan darurat. Sebagian warga memilih tetap bertahan untuk memperbaiki atap rumah, sementara lainnya mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat.

Calvijn mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan PDAM untuk menyuplai air bersih serta memanfaatkan SPPG terdekat guna menyokong kebutuhan konsumsi warga terdampak.

Untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian barang-barang berharga di rumah warga yang ditinggalkan atau rusak, Polrestabes Medan menyiagakan dua subsatgas di lapangan.

"Kami mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas maupun tindakan mengambil material bangunan secara ilegal, sehingga situasi tetap aman dan kondusif," terang Calvijn.

3. Kendaraan operasional dan dapur umum diturunkan

Rumah di Medan Johor roboh akibat diterpa angin kencang, Selasa (18/8/2026) dok.IDN Times

Guna menyokong penanganan di lapangan, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol M. Rendra Salipu menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan dapur umum dan mengerahkan kendaraan operasional khusus.

"Hari ini kita kerahkan 4 unit kendaraan, di antaranya 2 unit kendaraan dapur lapangan, 1 mobil pendukung, dan 1 mobil water treatment," jelas Rendra.

Dapur lapangan ini disebutnya mampu menyajikan hingga 400 porsi makanan dalam sekali masak untuk masyarakat.

Selain itu, unit water treatment disiapkan untuk mengolah air bersih agar siap dikonsumsi. Layanan makanan darurat ini mulai dioperasikan sejak sore hari ini.

"Ya, mudah-mudahan cepat pulih. Kita usahakan segera pulih, 2 hari ke depan kita akan bantu," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article