Medan, IDN Times – Polemik soal planter box atau separator di Jalan Karya Wisata terus bergulir. Keberadaan seperataor jalan dinilai mengganggu ruang gerak masyarakat.
Forum Masyarakat Johor Menggugat (FJM) sudah melakukan berbagai upaya agar Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau ulang kebijakan itu. Mulai dari melakukan petisi tanda tangan penolakan, somasi dan kampanye publik sudah digaungkan.
Sang menantu Presiden Joko Widodo Bergeming. Alih-alih menuruti tuntutan warga untuk membongkar planter box, jawaban Bobby terkesan balik menentang warga.
Soal dirinya yang disomasi oleh warga misalnya, Bobby malah meminta masyarakat juga menyomasi masyarakat yang dinilainya menjadi sumber kemacetan.
“Kalau kita disomasi, coba somasi juga yang parkir di pinggir jalan. Jalan itu kan sempit bukan karena median. Yang buat sempit itu utamanya coba, lebaran mobil atau median?,” ujar Bobby akhir Desember 2022 lalu.
FMJM terus melanjutkan perjuangan mereka. Menyuarakan tuntutan, meminta kebijakan planter box dievaluasi. Penguatan di tataran jaringan terus dilakukan.
Kali ini, FMJM mengadu soal polemik planter box ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Selasa (10/1/2023).
