Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Virus HMPV Masuk Indonesia, KAI Sumut: Aturan Kereta Api Belum Berubah
Suasana di stasiun kereta api Medan (Dok. KAI Sumut)

Medan, IDN Times - Virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang merebak di Tiongkok saat ini diketahui sudah masuk ke Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam pernyataan resminya belum lama ini.

Walau virus HMPV sudah masuk ke Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara memastikan aturan naik kereta api (KA) belum ada perubahan.

1. Saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan terbaru untuk syarat naik KA

Suasana di stasiun kereta api Medan (Dok. KAI Sumut)

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin menyampaikan, adanya virus HMPV yang masuk ke Indonesia, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan aturan terbaru untuk syarat naik KA, sehingga aturan naik KA masih sama seperti yang berlaku saat ini.

"Saat ini, penumpang hanya perlu menunjukkan kepemilikan tiket boarding pass yang sesuai dengan identitas diri dan tujuan. Penumpang juga tidak perlu menunjukkan hasil tes COVID-19 atau sertifikat vaksin, serta tidak diwajibkan menggunakan masker," ucapnya.

"Apabila terdapat penumpang yang merasa kurang sehat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum naik KA, serta menggunakan masker selama perjalanan," tambah Anwar.

2. KAI Divre I Sumut menyiapkan 4 pos kesehatan

Suasana di stasiun kereta api Medan (Dok. KAI Sumut)

Jika saat perjalanan menggunakan KA, penumpang merasa kurang sehat maka bisa langsung menghubungi petugas, agar bisa diarahkan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

KAI Divre I Sumut menyiapkan 4 pos kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh penumpang, yaitu di Stasiun Medan, Tebing Tinggi, Kisaran, Rantau Prapat.

"Selain itu juga terdapat Klinik Kesehatan milik KAI di sekitar stasiun yang dapat dimanfaatkan para penumpang KA untuk melakukan pemeriksaan, yakni Klinik Kesehatan Binjai dan Siantar," jelas Anwar.

3. KAI pastikan sebelum beroperasi dilakukan eksterior dan interior dicuci setiap hari

Suasana di stasiun kereta api Medan (Dok. KAI Sumut)

Sebagai langkah pencegahan, KAI memastikan sebelum KA beroperasi setiap harinya, eksterior maupun interior selalu dicuci dengan bahan-bahan yang dapat membunuh kuman. Selain itu, dilakukan juga fumigasi pada rangkaian KA.

"KAI berkomitmen untuk menyediakan transportasi yang sehat, aman, dan nyaman bagi para penumpang. Apabila nanti terdapat kebijakan baru dari pemerintah terkait aturan naik KA dengan adanya virus HMPV, maka KAI Divre I Sumut siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah," kata Anwar.

Divre I Sumut mengimbau para penumpang KA tidak perlu khawatir dengan virus HMPV yang sudah masuk ke Indonesia, karena pihak KAI selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan ketentuan yang berlaku dari pemerintah.

Editorial Team

Related Article