Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ungkap Peredaran 10 Kg Sabu, Polisi Ditembaki Pecatan TNI AL di Asahan

Ungkap Peredaran 10 Kg Sabu, Polisi Ditembaki Pecatan TNI AL di Asahan
Ilustrasi penembakan. (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Polisi ditembaki terduga bandar sabu-sabu di Tanjung Balai dan Asahan, Sumatera Utara.
  • Operasi dimulai dari informasi tentang pria bernama Ali yang mengedarkan narkoba di Kota Tanjung Balai.
  • Chandra, mantan anggota TNI AL, melarikan diri setelah menembaki petugas dan polisi menyita 10 kg sabu serta senjata api dan peluru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Asahan, IDN Times - Aksi dramatis terjadi di Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Polisi ditembaki terduga bandar sabu-sabu, Selasa (18/2/2025).

Dalam operasi tersebut, seorang pelaku bernama Chandra, yang merupakan pecatan atau desertir anggota TNI AL, melakukan perlawanan dengan menembaki petugas.

1. Polisi menyamar jadi pembeli untuk mengungkap kasus

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Operasi ini bermula dari informasi bahwa seorang pria bernama Ali (45) sering mengedarkan narkoba di Kota Tanjung Balai. Polisi pun menyusun strategi dengan menyamar sebagai pembeli dan memesan 4 kg sabu.

Transaksi disepakati berlangsung di Perumahan Johor Permai, Kecamatan Datuk Bandar. Begitu barang bukti terlihat, petugas langsung meringkus Ali yang kemudian mengungkap bahwa sabu itu berasal dari Chandra.

"Kami melakukan Teknik penyamaran untuk mengungkap kasus ini," kata Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Mulyoto dalam keterangannya Sabtu (22/2/2025).

2. Pecatan TNI AL tembaki petugas yang hendak menangkapnya

Ilustrasi penembakan. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi penembakan. (IDN Times/Arief Rahmat)

Setelah mendapat informasi dari Ali, polisi bergerak ke rumah Chandra di Perumahan Surya Mas, Kabupaten Asahan. Saat akan ditangkap, Chandra yang mengendarai sepeda motor justru menembaki petugas menggunakan senjata api.

Polisi sempat membalas dengan tembakan peringatan, namun Chandra berhasil melarikan diri ke arah Stadion Mutiara Kisaran.

"Tim opsnal (mencoba) langsung melakukan penghadangan, namun melihat kehadiran tim opsnal Chandra langsung mengambil satu pucuk senjata api dari dalam tas sandang yang dipakainya yang kemudian langsung melakukan penembakan berkali-kali ke arah tim opsnal," kata Mulyoto.

3. Barang Bukti 10 Kg Sabu dan Ratusan Peluru Diamankan

Ilustrasi narkoba. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi narkoba. (IDN Times/Mardya Shakti)

Meski Chandra kabur, polisi tetap menggeledah rumahnya dan menemukan 6 kg sabu dalam kemasan plastik bertuliskan "99 DURIAN". Total barang bukti yang disita dari dua lokasi mencapai 10 kg. Selain itu, polisi juga menyita satu pucuk pistol Baretta serta ratusan butir peluru berbagai kaliber.

"Tim opsnal melakukan pengejaran namun Chandra berhasil melarikan diri," ungkap Mulyoto.

Chandra merupakan mantan anggota TNI AL dengan pangkat terakhir Letnan Dua sebelum dipecat pada 2022. Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap Chandra dan mendalami jaringannya.

Share
Topics
Editorial Team
Prayugo Utomo
EditorPrayugo Utomo
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More