Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Toba Samosir Bakal Ganti Nama Tahun Depan, Infrastruktur Digenjot

Toba Samosir Bakal Ganti Nama Tahun Depan, Infrastruktur Digenjot
Bupati Toba Samosir Darwin Siagian (IDN Times/Prayugo Utomo)
Share Article

Toba Samosir, IDN Times – Bupati Toba Samosir Darwin Siagian mengatakan jika kabupatennya akan segera  berganti nama. Hingga saat ini proses administrasi di pemerintah pusat terus digodok.

Bahkan tim dari Jakarta juga sudah turun ke Toba Samosir untuk melakukan survey ke masyarakat soal pergantian nama tersebut.

Apa alasan Samosir berganti nama. Simak penuturan Darwon Siagian kepada IDN Times.

1. Perubahan nama adalah keinginan masyarakat

Masyarakat Adat Bius Motung menortor saat peresmian Sopo Parguruan, Rabu (11/12)
Masyarakat Adat Bius Motung menortor saat peresmian Sopo Parguruan, Rabu (11/12)

Darwin mengatakan jika pihaknya sudah melakukan rapat di Kementerian Hukum dan HAM terkait perubahan namanya. Nantinya, Toba Samosir akan berganti nama menjadi Toba.

Kata Darwin, itu adalah kemauan masyarakat. “Kalau pergantian nama itu semuanya keinginan masyarakat dari bawah. Karena sudah ada (Kabupaten) Samosir, padahal kita Toba Samosir. Jadi, penyebutannya itu. Jadi itu harus melalui Peraturan Pemerintah (PP) Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama ada perubahan putusan presiden,” ungkap Darwin, Jumat (13/12).

2. Bakal diumumkan pada hari jadi Tobasa ke-21

Panorama Pulau Samosir dilihat dari Toba dari The Kaldera Toba Nomadic Escape, Toba Samosir (IDN Times/Prayugo Utomo)
Panorama Pulau Samosir dilihat dari Toba dari The Kaldera Toba Nomadic Escape, Toba Samosir (IDN Times/Prayugo Utomo)

Toba Samosir adalah Kabupaten hasil pemekaran dari Tapanuli Utara yang diresmikan pada 1999 lalu. Pergantian nama Toba Samosir menjadi Toba akan diumumkan pada Hari Jadi yang ke-21, tepatnya 9 Maret 2020. Darwin juga mengatakan, seluruh kecamatan yang ada di daerahnya sudah siap untuk pergantian nama tersebut.

“Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas kita, termasuk kesehatan dan pendidikan. Tapi, BOPDT melalui pariwisata itu juga salah satu untuk mempercepat perkembangan ekonomi di Tobasa,” ungkapnya.

3. Fokus bangun infrastruktur hingga pariwisata

Masuarakat adat juga menjadi elemen penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba (IDN Times/Prayugo Utomo)
Masuarakat adat juga menjadi elemen penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba (IDN Times/Prayugo Utomo)

Kata Darwin, pergantian nama ini juga menjadi semangat baru untuk pembangunan di daerahnya. Saat ini, dia mengklaim tengah merampungkan sejumlah infrastruktur.

Di antaranya adalah, Balige By pass yang ditarget rampung tahun depan. Lalu Balerong Balige hingga ketenagalistrikan di sejumlah dusun terpencil.

Selain itu, pihaknya juga terus mendukung pembangunan pariwisata yag dilakukan pemerintah pusat.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Indako Ajak Konsumen Gelar Aksi Donor Darah

26 Mei 2026, 22:00 WIBNews