Tarekat Naqsabandiyah di Sumut Rayakan Idul Fitri 20 April 2023

Medan, IDN Times – Seperti tahun – tahun sebelumnya, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih cepat dari yang ditetapkan pemerintah.
Tahun ini, tarekat yang ada di Sumatra Utara ini menetapkan 1 Syawal pada Kamis (20/4/2023). “Besok malam kami akan menggelar malam takbiran,” ujar jemaah Naqsabandiyah Syekh Muda Markum, Selasa (18/4/2023).
1. Hari puasa dan lebaran ditentukan dengan hisab qamariyah

Bukan tanpa alasan Naqsabandiyah merayakan Idul Fitri lebih dulu. Mereka menggunakan metode penghitungan yang sudah diwariskan oleh para guru-guru.
Metode yang digunakan adalah Hisab Qamariyah yang dilakukan oleh dewan mursidin dan dewan fatwa.
"Hisab di laksanakan oleh majelis fatwa dan Dewan Mursyidin yang di pimpin oleh Tuan Guru langsung Buya, DR Syekh Muhammad Nur Ali S.Ag M. Hum," kata Markum.
2. Jemaah akan menggelar salat ied di Bandartinggi dan Marindal

Salat Ied jemaah Naqsabandiyah akan digelar di beberapa titik. Untuk jemaah di Kota Medan, Deliserdang dan Langkat, akan melaksanakan salat di RIS Marindal, Kabupaten Deliserdang. Satu titik lagi berada di Bandartinggi, Simalungun.
3. Setelah salat Ied ada budaya makan bersama

Setelah menggelar salat Ied, jemaah akan menggelar makan bersama. Mereka juga akan melakukan budaya bermaaf-maafan.
"Harapkan jemaah dapat hadir dan konsumsi sudah di sediakan. Demikian di sampaikan berkah Tuan Guru, kita semua sehat dan istiqomah, aamiin," ucap Markum.
Sebelumnya, jemaah Naqsabandiyah juga melakukan ibadah puasa lebih awal dari yang ditetapkan pemerintah. Tepatnya pada 21 Maret 2023.



















