Begini Kondisi Ibu Hamil di Medan Korban Penganiayaan Preman

- Seorang ibu hamil bernama Mulana Karlina di Medan menjadi korban penganiayaan preman yang menendang perutnya dan menodongkan pistol saat bersitegang di bawah terowongan rel kereta.
- Mulana sempat dibawa ke Rumah Sakit Pirngadi untuk visum dan pemeriksaan USG, hasilnya menunjukkan kondisi kandungannya yang berusia tiga bulan tetap sehat meski mengalami trauma.
- Suami Mulana juga mengalami luka di kepala akibat dipukul pelaku, sementara rekaman video dari pengendara lain menjadi bukti penting hingga kedua preman berhasil ditangkap polisi.
Medan, IDN Times – Seorang ibu hamil di Kota Medan bernama Mulana Karlina menjadi korban penganiayaan. Perutnya ditendang oleh preman yang mengatur lalu lintas di terowongan bawah rel kereta api, Rabu (3/6/2026) lalu.
Kasus ini menjadi viral di media sosial setelah ada pengendara lain yang merekamnya secara diam-diam. Bahkan kedua pelaku kini sudah ditangkap petugas berwajib.
1. Korban merasakan sakit di perutnya usai ditendang preman

Mulana Karlina mengaku syok setelah mendapat aksi tak terduga dari preman jalanan. Dirinya yang tengah hamil justru ditendang oleh pelaku setelah sempat bersitegang.
“Benar pelaku menendang perut saya. Pelaku juga ada menodongkan pistol sama kami. Jadi saya pun jantungnya, aduh tidak terbilang. Saya tidak bisa lagi nangis karena pikiran saya sudah lelah sekali,” kata Mulana, Jumat (5/6/2026).
Usai perutnya ditendang preman, Mulana merasakan sakit tak terkira. Ia mendadak takut karena sedang mengandung.
“Yang saya rasakan itu sakit sekali ini perut. Cuma karena lihat suami saya yang sudah dibaku hantam, rasa sakit itu tak ada lagi saya pikirkan,” lanjutnya.
2. Korban dibawa ke Rumah Sakit, hasil pemeriksaan kandungannya dinyatakan sehat

Mulana mengatakan bahwa kandungannya sudah berumur 3 bulan atau masuk trimester pertama. Mulana merasa takut sebab sebelumnya ia pernah keguguran.
“Saya sempat juga sudah hamil tapi keguguran. Tapi di bulan 12 kemarin saya keguguran. Puji Tuhan kami dipercaya cepat oleh Tuhan untuk memiliki anak lagi. Jadi saya tidak tahu lagi mau bilang apa,” tuturnya.
Mulana menceritakan bahwa dirinya dan suami sudah datang ke Rumah Sakit Pirngadi. Di sana mereka melakukan visum.
“Dua hari ini kurang istirahat saya memang. Tapi puji Tuhan juga tadi hasil USG kandungan saya itu sehat,” bebernya.
3. Suami mengalami luka-luka di bagian kepala

Mulana berterima kasih kepada pengendara lain yang merekam penganiayaan itu diam-diam. Sehingga ada bukti yang sangat kuat untuk melaporkan kasus ini ke polisi.
“Ada juga orang baik menjadi saksi. Kakak itu mungkin tidak mau disebutkan namanya. Saya berterima kasih karena merekam video sehingga ada bukti-bukti,” sebut Mulana.
Ia membeberkan bahwa suaminya dalam insiden ini juga mengalami luka-luka. Sebab saat bersitegang dengan preman, kepala suaminya dipukul beberapa kali.
“Suami saya masih ada lukanya di bagian dagu dan di pipinya. Kemungkinan memang tidak seperti semalam pas kejadian yang sangat lebam, karena sudah kami urut,” pungkasnya.


















