Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada, KPU Binjai Libatkan 190 orang

Binjai, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai mulai melakukan sortir dan lipat (Sorlip) surat suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan 27 November 2024.
Kegiatan yang melibatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat ini dilaksanakan di dua lokasi berbeda. “Lokasi pertama di kantor Aula KPU. Untuk lokasi kedua kita gunakan kantor Aula Kementerian Agama (Kemenag),” kata Sekretaris KPU Binjai Syaiful Azhar, Selasa (5/11/2024).
1. Sorlip libatkan sekitar 190 orang se Kota Binjai

Dalam kegiatan sortir dan lipat surat suara ini, Syaiful Azhar mengaku, pihak KPU Binjai memberdayakan sedikitnya 190 orang masyarakat se Kota Binjai. Mereka (masyarakat) yang melaksanakan kegiatan ‘Sorlip’ dibagi menjadi 19 kelompok.
“Sebelum masuk ke areal penyortiran dan pelipatan surat suara. Seluruh yang terlibat sortir lipat akan dilakukan pemeriksaan badan oleh aparat kepolisian yang berjaga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Syaiful.
2. Sortir dan lipat surat suara mendapat pengawasan dari Bawaslu dan aparat kepolisian

Selain itu, papar Syaiful, setiap kelompok berjumlah 10 orang ini akan dipandu dan diawasi oleh dua orang pengawas guna mengantisipasi kesalahan. Setiap kelompok juga mendapat pengawasan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Aparat kepolisian.
“Selain melibatkan pengawasan dari internal KPU. Pelaksanaan ‘Sorlip’ juga mendapat pengawasan dari Basalu dan kepolisian. Dengan pengawasan yang dilakukan, kita berharap semua pelaksanaan akan berjalan dengan baik dan lancar,” terang dia.
3. Petugas sorlip : Bisalah bantu-bantu suami untuk beli beras di rumah

Syaiful juga memparakan, untuk satu lembar kertas surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) pihak KPU memberikan honor Rp190. Sementara untuk satu lembar kertas surat suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota honor yang dikeluarkan Rp250. “Kita menargetkan untuk Sorlip ini akan selesai dilaksanakan selama dua hari,” tegas Syaiful.
Di sisi lain, dengan kegiatan sortir dan lipat yang digelar KPU membuat beberapa masyarakat yang dilibatkan merasa senang. Karena mereka bisa mendapat uang tambahan untuk membantu perekonomian keluarga.
“Senang lah bang. Kalau bisa setiap hari ada kegiatan sortir dan lipat ini. Soalnya, kami khususnya emak-emak bisa mendapat gaji yang cukup lumayan. Kami hitung-hitung, sehari ini saja kami bisa bergaji Rp100 ribuan gitu. Bisalah bantu-bantu suami untuk beli beras di rumah,” tegas Marisawati.


















