Ketua PPLN Johor Bahru, Ardiansyah (Dokumentasi KJRI Johor Bahru Malaysia)
Sementara itu, Ketua PPLN Johor Bahru, Ardiansyah menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pemungutan suara di Johor Bahru, pihaknya menggunakan dua metode pemelihan, yakni TPSLN dan KSK.
Diungkapkannya, pada Pemilu 2024 ini pihaknya menyediakan 10 TPSLN dan 432 KSK. Banyaknya KSK dalam proses Pemilu 2024 ini agar pelaksanaan pemungutan suara dapat merata dengan target kesuksesan pemilih sebesar 90 persen.
“KSK ini bertujuan untuk mendatangi seluruh pemilih sesuai data DPTLN di 4 kawasan Johor Baharu, melalui metode jemput bola ini diharapkan target kesuksesan pemilih yang berpartisipasi di atas 90 persen pada tahun ini. Sementara itu untuk TPSLN berada di KJRI Johor Bahru,” kata Ketua PPLN Johor Baharu, Ardiansyah.
Dari segi pengawasan sendiri, pihaknya juga telah membuat suatu terobosan yang nantinya setiap WNI yang telah mengambil hak suaranya tidak melakukan pencoblosan sebanyak dua kali.
Terobosan berbentuk aplikasi itu akan dipegang oleh seluruh Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) di 4 wilayah KJRI Johor Bahru.
“Jadi nanti setiap orang yang sudah mengambil hak suaranya akan langsung masuk ke dalam sistem aplikasi itu dan jika ada yang berupaya mengambil suara dua kali di lokasi lainnya, maka akan terdeteksi melalui aplikasi tersebut. Ini salah satu terobosan kita untuk menyukseskan pemilihan umum di Johor Bahru yang jujur dan adil,” tutupnya.