PNM Beri Motor Pengangkut Sampah kepada Desa Sambirejo Timur

Deli Serdang, IDN Times - PNM Mekaar cabang Medan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyambangi Desa Sambirejo Timur untuk menyalurkan bantuan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam jasa keuangan tersebut pada Jumat (26/7/2024) memberikan 1 unit sepeda motor pengangkut sampah kepada pemerintahan desa.
PNM Mekaar ingin memberikan dampak yang signifikan terkait pengelolaan sampah. Sebab, sampah sendiri sampai saat ini masih menjadi masalah serius yang sulit ditangani di tengah masyarakat. Lewat bantuan pemberian 1 unit sepeda motor pengangkut sampah, PNM Mekaar ingin Desa Sambirejo Timur bisa mengatasi permasalahan lingkungan.
1. PNM Mekaar beri 1 unit sepeda motor pengangkut sampah kepada Desa Sambirejo Timur

Juniandi Purba selaku PIC program TJSL PNM Mekaar kepada IDN Times mengatakan jika mereka ingin membantu Desa Sambirejo Timur dalam pengelolaan sampah. Terlebih di desa tersebut juga ada masyarakatnya yang aktif mengelola bank sampah pribadi.
"Ini merupakan program tanggung jawab sosial yang memang kegiatan rutin di cabang PNM. Tiap tahun ada gelontoran untuk programnya. Sepanjang tahun ini memang ada beberapa yang sudah kita jalankan. Dan bulan Juli ini kebetulan jatuh di Desa Sambirejo Timur untuk menerima TJSL dari kami," kata Juniandi, Jumat (26/7/2024).
Juniandi mengatakan jika pihaknya memberi 1 unit sepeda motor pengangkut sampah besrta gerobaknya. Hal tersebut merupakan program TJSL yang kali ini berfokus pada pengelolaan sampah.
"Program TJSL kali ini arahnya ialah pengelolaan sampah. Jadi yang kita sumbangkan itu akan berdampak terhadap kebersihan lingkungan. Kemarin ada beberapa masukan dari kegiatan unit Mekaar kita supaya bisa memberi bantuan di sini. Harapannya semoga yang kita kasih bisa bermanfaat dan dimaksimalkan. Semoga PNM dapat memberi yang lebih terkait pengelolaan sampah," lanjutnya.
2. Kepala Desa Sambirejo Timur sebut ada warga desanya yang aktif mengelola sampah dan memiliki bank sampah di rumahnya sendiri

Kepala Desa Sambirejo Timur, Muhammad Arifin, menyambut baik bantuan yang disalurkan oleh PNM Mekaar. Ia juga mengatakan jika sebelumnya pengelolaan sampah di desanya belum terlalu maksimal.
"Sebelumnya di Desa Sambirejo Timur belum ada program pengelolaan sampah, karena memang belum sanggup. Untuk menggagas ini ada peraturannya tersendiri memang. Namun ada warga kita yang sudah 10 tahun lebih bekerja menggeliat mengelola sampah. Bahkan ia memiliki rumah sendiri dari mengelola sampah-sampah dari desa ini," kata Arifin.
Warganya yang memiliki bank sampah di rumahnya sendiri itu tak urung mendapatkan apresiasi darinya. Selama beberapa bulan ke depan juga merekalah yang nanti membawa gerobak tersebut.
"Seminggu kita maksimalkan 2 kali dan membawa nama baik PNM mengangkut sampah sekolah secara sosial," ujar Kepala Desa Sambirejo Timur.
3. Selama 8 tahun melayani Percut Seituan, PNM Mekaar sudah memiliki 29.432 nasabah aktif

Sementara itu Fitri mewakili pimpinan PNM Mekaar mengatakan jika di Percut Seituan sendiri PNM telah berjalan cukup lama. Total sudah 8 tahun mereka memberi layanan pembiayaan modal usaha untuk para nasabahnya.
"Alhamdulillah di area ini selama 8 tahun kita sudah punya 7 unit. Nasabahnya kurang lebih sudah sebanyak 29.432 orang yang sudah melakukan pembiayaan modal usaha dari Program Mekaar membina ekonomi keluarga sejahtera," ujar Fitri.
Fitri menyampaikan jika PNM ingin bisa terus melakukan pendampingan modal usaha untuk para nasabah wilayah Percut. Terlebih Kecamatan tersebut cakupannya juga sangat luas.
"Untuk sepeda motor pengangkut sampah yang kami berikan, kami harap kendaraan tersebut bisa berguna untuk membersihkan lingkungan Sambirejo Timur," pungkasnya.

















