Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan yang Melibatkan 2 Mobil Mewah

Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan yang Melibatkan 2 Mobil Mewah
Wakasatlantas Polrestabes Medan Kompol Budi (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Medan, IDN Times - Penumpang ojek online (ojol) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan. Dalam kecelakaan ini, 2 mobil mewah juga terlibat dan sempat diduga melakukan aksi balapan.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang luka-luka. Polisi masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut, termasuk pula dengan pengemudi mobil merk BMW yang melarikan diri.

1. Kecelakaan mengakibatkan adanya korban jiwa, salah satunya ialah pengemudi ojol dan penumpangnya

Satlantas Polrestabes Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Satlantas Polrestabes Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Kabar kecelakaan ini disampaikan oleh Reza, seorang warga yang menjadi saksi mata. Ia mengatakan bahwa kecelakaan terjadi pada tengah malam saat ia dan teman-temannya sedang duduk sembari bermain ponsel di mini market.

Ia mendengar suara tabrakan yang kuat yang melibatkan 2 unit mobil mewah merk BMW berwarna putih dan Fortuner berwarna hitam. Ia juga melihat bahwa ada beberapa orang yang tergeletak termasuk adalah pengemudi ojol.

“Driver ojol kami angkat ke halaman Indomaret ini. Teriak, lah, driver ini kesakitan. Terus warga coba selamatkan korban lainnya yang posisinya ada di kolong mobil Fortuner. Nah, masalahnya ban depan sebelah kiri Fortune ini pecah. Jadi tak bisa bergerak, sedangkan korban juga pingsan. Akhirnya, warga lah bekerjasama mengangkat bagian depan mobil Fortuner untuk menyelamatkan korban terakhir ini," kata Reza, Senin (10/3/2025). 

Korban langsung dibawa ke rumah sakit. Salah satu korban yang merupakan penumpang ojol tidak sadarkan diri lalu pada akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Kalau sopir Fortuner ini bilang, BMW ini dari sana (sekitar Pajus) sudah nyalip-nyalip. Terus, mungkin kejar-kejaran atau balapan sampai nabrak orang di sini," aku Reza. 

2. Kronologi kecelakaan yang melibatkan 2 mobil mewah di Jalan Jamin Ginting

(Ilustrasi kecelakaan) IDN Times/istimewa
(Ilustrasi kecelakaan) IDN Times/istimewa

Sementara itu Kompol Budi selaku Wakasatlantas Polrestabes Medan membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Ia membeberkan kronologi mengapa hal tersebut bisa terjadi.

"Sesuai dengan fakta di lapangan dan kita sudah memperoleh data dari saksi-saksi, bahwa memang terjadi kecelakaan lalu lintas. Awalnya itu pengemudi Gojek dapat orderan di Jalan Jamin Ginting tepatnya di depan Kopi Kenangan. Dari situ dia membawa penumpang menuju ke arah Pasar Baru. Di saat berbelok ke Pasar Baru itulah ditabrak sepeda motor juga merk Beat dari belakang. Kemudian ditabrak lagi oleh mobil Fortuner dan BMW warna putih," kata Budi saat ditemui di Satlantas Polrestabes Medan.

Ia mengatakan bahwa dalam insiden ini 1 orang dinyatakan meninggal dunia. Dia merupakan seorang penumpang ojol.

"Ada meninggal satu orang, yang dibonceng ojol. Yang meninggal atas nama Nur Amalia Nasution (30). Jadi mereka (ojol) ditabrak sepeda motor dahulu lalu terpental ke kanan. Kecelakaan ini membuat dia kritis, baru meninggalnya di rumah sakit. Mengalami benturan iya, tapi tak tergilas. Tentunya terkena aspal (berbenturan) karena dalam kondisi tidak memakai helm," lanjutnya.

3. Dua mobil mewah sempat diduga saling balap, polisi bantah

Wakasatlantas Polrestabes Medan Kompol Budi (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Wakasatlantas Polrestabes Medan Kompol Budi (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Ada dugaan bahwa kedua mobil mewah bermerk BMW dan Fortuner ini melakukan aksi balap-balapan. Namun Budi membantah hal tersebut.

"Gak, gak ada (ngebut). Berita viral itu yang katanya balap liar juga tidak benar. Jadi saat ini perkara kecelakaan ditangani polsek Medan Baru. Tindak lanjutnya nanti mungkin ambil keterangan saksi yang lebih banyak di TKP. Kemudian saya perintahkan untuk visum dan CCTV untuk memperjelas kecelakaan itu," beber Budi.

Saat ini pihaknya juga masih berupaya memeriksa pengemudi yang terlibat kecelakaan. Satu unit mobil merk Fortuner saat ini disita sementara.

"Nanti kita ambil lagi cctv. sampai saat ini tak ada masyarakat yang menerangkan bahwa itu memang balap liar. Hanya mobil (Fortuner) yang kita sita dulu, pengemudi masih diambil keterangannya. Sementara BMW pengemudinya melarikan diri," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Eko Agus Herianto
Doni Hermawan
Eko Agus Herianto
EditorEko Agus Herianto
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Desa Antikorupsi di Sumut Terus Digeber, Ditargetkan Bertambah Jadi 6

08 Apr 2026, 18:05 WIBNews